Breaking News:

Wagub Ariza Bersyukur Covid-19 di Jakarta Terus Turun: Prokes Jangan Kendor!

Penurunan kasus juga diiringi dengan meningkatnya warga yang telah divaksinasi Covid-19.

Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI
Tangkapan layar video pemakaman TPU Rorotan, unggahan instagram @alivikry, Rabu (7/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bersyukur jumlah kasus Covid-19 di ibu kota terus mengalami tren penurunan.

Hal ini terlihat dengan penambahan kasus harian yang kini berada di bawah angka 100 orang.

Selain itu, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 hanya 7 persen dan BOR ruang Intensive Care Unit (ICU) 19 persen.

"Terkait Covid-19, positif hari ini 83 dan tempat tidur terpakai 7 persen. Alhamdulilah menurun," kata Ahmad Riza Patria di Balaikota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (23/10/2021).

Penurunan kasus juga diiringi dengan meningkatnya warga yang telah divaksinasi Covid-19.

Hingga saat ini, ada 10,7 juta orang di Jakarta yang mendapat suntikan dosis pertama vaksin Covid-19.

Baca juga: PPKM Level 2, Berikut Daftar 15 RTH dan Taman Kota di Jakarta Pusat yang Dibuka Mulai Besok

Dari jumlah tersebut, sebanyak 8,2 juta orang telah mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua.

Ariza pun optimistis, target vaksinasi 11,4 juta orang akan terealisasi dalam waktu dekat ini.

"Alhamdulillah (penyebaran Covid-19) terjadi penurunan dan vaksinasi terus meningkat," ujarnya.

Baca juga: Wagub Wanti-wanti Ledakan Covid-19 Gelombang 3 di Jakarta pada Akhir Tahun, Ini Sebabnya

Keberhasilan menurunkan kasus Covid-19 dan percepatan program vaksinasi berimbas pada penurunan status DKI Jakarta menjadi wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 pandemi Covid-19.

DKI Jakarta menyandang status PPKM Level 2 sejak 19 Oktober 2021.

Meski begitu, Ariza pun mengingatkan warganya untuk tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat agar tidak kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19.

"Kita semua harus bisa menahan diri. Waspada, jangan kendor dan hati-hati," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved