Gandeng Ilustrator Lokal, Kecenya Karya Sovlo Cocok Dipakai Hangout

Lidya mengatakan, banyak konsumen yang membeli produk SOVLO tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi mengirimkan kepada teman-teman dan kerabat.

dok. SOVLO
Menteri BUMN Erick Thohir bersama tim SOVLO 

TRIBUNJAKARTA.COM -Tiga founders SOVLO, yakni Lidya Valensia, Afra Viena, dan Djohan, mengubah krisis akibat pandemi COVID-19 menjadi peluang bisnis.

Mereka melahirkan brand baru yang diberi nama SOVLO. Produk SOVLO antara lain tas (sling bag, tote bag, waist bag, laptop sleeve), pouch, masker wajah, card case.

Terbaru, SOVLO juga memperkenalkan lini pakaian.

Lidya Valensia, CEO dan Founder SOVLO menjelaskan, kelahiran SOVLO di tengah situasi pandemi merupakan langkah survival perusahaan induknya, Lotus Group.

Biasanya menangani kebutuhan stylish souvenirs, umumnya untuk kebutuhan acara pernikahan, maupun corporate branding.

Di awal pandemi COVID-19, LOTUS GROUP mengalami penurunan omset cukup drastis.

“Sementara di tengah krisis ini kami pikir justru kami sangat perlu tetap melindungi sekitar 40 orang penjahit dan 30 orang staf kantor yang bekerja buat kami. Ketika itulah, muncul ide melahirkan brand baru berupa produk fesyen siap beli untuk masyarakat umum, sekaligus memanfaatkan platform e-commerce yang tengah menjamur di tengah pandemi,” tutur Lidya Valensia dalam keterangannya pada Minggu (24/10).

Baca juga: Tak Perlu Ribet, Berikut Cara Atasi Sakit Kepala Karena Pemakaian Masker Terlalu Ketat

Dijelaskan, SOVLO akronim souvenir lokal, yang merupakan inti dari usaha fesyen yang sejak awal digarap Lotus Group. 

Kombinasi kualitas produk, kemampuan membaca tren pasar, bisnis dan strategi kolaborasi perlahan-lahan menjadikan SOVLO menjadi salah satu brand fesyen yang mencuri perhatian di 2020-2021.

Lidya mengatakan, banyak konsumen yang membeli produk SOVLO tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi mengirimkan kepada teman-teman dan kerabat.

“Itu kami tahu dari feedback di platform e-commerce sendiri. Kami sangat terharu membaca testimoni semacam itu, padahal tanpa konsumen sadari bahwa kami, termasuk staf dan penjahit juga sangat tertolong berkat kepedulian para konsumen yang menyukai produk kami,” ungkap Lidya Valensia.

Setelah mulai mengecap sukses di platform e-commerce ini, SOVLO mulai berkolaborasi dengan ilustrator lokal. Kolaborasi ini ternyata kemudian menjadi salah satu kunci keberhasilan SOVLO.

Baca juga: Intip 55 Koleksi Busana Muslim Bertabur Swarovski, Tetap Kece dan Anggun

Dengan kolaborasi ini SOVLO dan ilustrator lokal dapat bersama-sama melahirkan produk berkualitas dengan ilustrasi beraneka ragam.

“Konsumen bisa memilih desain yang tepat dan mengekspresikan kepribadian dengan menggunakan produk kami sehari-harinya. Tambahan lagi, artinya mereka sudah mendukung brand lokal dan ilustrator lokal,” ulas Lidya Valensia.

SOVLO telah bekerja sama dengan 15 ilustrator dan kini tengah bersiap menjalin kolaborasi dengan lebih banyak ilustrator lewat kampanye #BanggaIlustratorLokal yang segera digelar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved