Warga Koja Keracunan Rice Box PSI
29 Warga Koja Korban Keracunan Rice Box PSI Dapat Santunan
artai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku sudah memberikan santunan kepada warga Koja, Jakarta Utara yang keracunan setelah menyantap rice box
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku sudah memberikan santunan kepada warga Koja, Jakarta Utara yang keracunan setelah menyantap makanan yang dibagikan pada Minggu (25/10/2021) kemarin.
Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Jakarta Utara, Darma Utama, dalam keterangan tertulis yang diterima TribunJakarta.com.
"PSI telah memberikan santunan kepada 29 orang yang menjadi korban," ucapnya, Senin (25/10/2021).
Walau demikian, ia tak menjelaskan secara rinci jumlah santunan yang diberikan kepada para korban ini.
Atas kejadian ini, PSI Jakarta Utara meminta maaf dan berjanji akan melakukan investigasi agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
"Makanan siap saji itu bagian dari program Rice Box PSI yang sudah digelar sejak April 2021. Selama ini sama sekali tidak ada masalah, kejadian seperti di Kampung Beting itu adalah yang pertama kali," ujarnya.
Dalam keterangan tertulis yang diterima TribunJakarta.com ini, sang pemilik warung bernama Lidya turut menyampaikan permintaan maafnya.
Baca juga: Puluhan Warga Koja Keracunan Ricebox PSI, Pemilik Warung Disalahkan
Ia mengklaim, selama ini sudah berusaha menjaga agar makanan yang dibuatnya aman dikonsumsi.
"Saya sudah bekerja sama dengan PSI menyediakan makanan untuk program Rice Box sejak Agustus lalu dan sudah memasak untuk 1.000 kotak nasi," tuturnya.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Ini murni kesalahan saya," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 23 warga RW 06 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mengalami keracunan usai menyantap makanan yang diberikan perwakilan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Minggu (24/10/2021) sore kemarin.
• Selidiki Penyebab Keracunan Warga di Koja, Polisi Kirim Sampel Ricebox PSI ke Laboratorium
Selain mual hingga muntah, warga mengalami gejala kesehatan lainnya seperti diare serta sakit kepala.
Ketua RW 06 Kelurahan Koja, Suratman, mengatakan, nasi boks atau rice box tersebut diberikan kepada 80 orang warganya kemarin sore.
Dari 80 orang yang menyantap hidangan nasi boks tersebut, 23 di antaranya mengalami keracunan.
"Berjalan dua sampai tiga jam barulah ada kejadian keracunan setelah menerima rice box tadi," kata Suratman saat ditemui di lokasi, Senin (25/10/2021).
Masing-masing rice box berisi nasi putih, telur, buncis, dan tempe orek.
Pada setiap boks makanan itu juga terdapat logo Partai Solidaritas Indonesia disertai dengan tulisan #RiceBoxPSI.
Suratman mengatakan, puluhan rice box tersebut diberikan oleh perwakilan PSI yang merupakan kenalan dari warga RW 06 Kelurahan Koja.
"Yang memberikan dari perorangan. Jadi warga saya punya teman, kegiatan sih nggak ada. Diberikan, diterima, akhirnya disalurkan ke RT/RW," ucap Suratman.
"Yang saya tahu iya, (dari PSI). Tapi ini musibah, yang penting nanti ada koordinasi," sambungnya.
Adapun 23 warga yang keracunan sudah menjalani perawatan di RSUD Koja setelah mereka mengalami gejala kesehatan serupa kemarin sore.
Dari jumlah tersebut, 18 orang sudah pulang ke rumah masing-masing sedangkan lima orang masih dirawat inap.
"Sebagian sudah pulang, saat ini masih ada yang rawat inap lima orang," kata Suratman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rice-box-psi-yang-dibagikan-kepada-warga-rw-06-kelurahan-koja-koja-jakarta-utara.jpg)