Breaking News:

Sempat Tertekan, Transaksi Kartu Kredit Kembali Meningkat Semenjak Ada Kelonggaran PPKM

Bisnis kartu kredit sempat tertekan selama adanya pembatasan mobilitas di tengah pandemi Covid-19.

ISTIMEWA
Ilustrasi penggunaan kartu kredit. Bisnis kartu kredit sempat tertekan selama adanya pembatasan mobilitas di tengah pandemi Covid-19. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bisnis kartu kredit sempat tertekan selama adanya pembatasan mobilitas di tengah pandemi Covid-19.

Semisal PT Bank Central Asia Tbk.

Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya mengatakan pembatasan aktivitas masyarakat saat pandemi Covid-19 turut berdampak pada jumlah transaksi kartu kredit di tahun 2021 ini.

Dimana banyak orang tidak bisa melakukan kegiatan berbelanja seperti dengan pergi ke mal, ataupun hanya sekedar untuk makan di restoran.

"Walaupun selama masa pandemi transaksi online itu meningkat, tetapi belum bisa mereplace kontribusi dari transaksi offline. Sehingga bisnis kartu kredit itu kemarin sempat tertekan pada saat ada pembatasan mobilitas," kata dia dalam konferensi pers bersama Tiket.com, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Bantu Pemulihan Sektor Pariwisata, Tiket.com Gaet BCA Hadirkan Kartu Kredit Untuk Pelesiran

Meski begitu, ia menyebut bahwa bisnis kartu kredit mulai membaik pada kuartal ke III tahun 2021.

Hal ini seiring dengan peningkatan jumlah vaksinasi dan berlakunya kebijakan PPKM yang lebih longgar.

"Sehingga kita bisa ke mal, terus kemudian kita bisa makan bareng lagi, itu meningkatkan jumlah transaksi kartu kredit," paparnya.

Baca juga: Akui Dapat Fasilitas Kartu Kredit dari Pertamina dengan Limit Rp 30 Miliar, Ahok: Kemarin Sudah Stop

Ia mencatat, transaksi kartu kredit pada bulan September 2021 terjadi peningkatan sekitar 2% jika dibandingkan dengan transaksi pada tahun sebelumnya.

Ia menjabarkan, di tahun 2021 ini jumlah terendah penggunaan kartu kredit terjadi pada periode Juli hingga Agustus.

Hal ini berbeda jika dibandingkan dengan tahun 2020 lalu, dimana periode bulan Maret hingga April merupakan periode terendah jumlah penggunaan kartu kredit.

"Dengan vaksinasi yang semakin meningkat, mobilitas semakin berkembang, transaksi kartu kredit ikut naik. Jadi ini akan membantu banyak orang yang transaksi agar makin nyaman. Sektoril pun jadi bergerak, termasuk industri tourism," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved