Breaking News:

Rumah Dinas Penjaga SDN 12 Pagi Cawang Terbakar

Sementara, total kerugian materil akibat kebakaran pada bangunan dengan luas sekitar 60 meter persegi itu diperkirakan mencapai Rp 180 juta.

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Dok. Damkar Jakarta Timur
Personel Damkar Jakarta Timur berusaha memadamkan api di rumah dinas penjaga SDN 12 Pagi Cawang, Selasa (26/10/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Rumah dinas penjaga SDN 12 Pagi Cawang, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur terbakar pada Selasa (26/10/2021).

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan kebakaran dilaporkan pukul 07.09 WIB.

"Keterangannya warga melihat asap di atap rumah. Pas dikroscek berasal dari rumah penjaga sekolah," kata Gatot di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (26/10/2021).

Warga sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri dengan sumber air terdekat. Namun, upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil karena api terus membesar.

Baca juga: Kebakaran Melanda SMPN 280 Jakarta di Menteng, Bermula Percikan Api dari Kabel Listrik Komputer

Sebanyak tiga unit mobil pompa berikut 15 personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan dikerahkan ke lokasi guna memadamkan api.

"Kita mulai pemadaman pukul 07.22 WIB, selesai pukul 07.53 WIB. Alhamdulillah tidak ada korban. Untuk penjaga sekolah, saat kejadian informasinya sedang menyapu halaman," ujarnya.

Gatot menuturkan dari hasil pemeriksaan sementara jajarannya kebakaran pada rumah dinas penjaga SDN 12 Pagi Cawang tersebut akibat korsleting.

Baca juga: Dua Moda Transportasi Massal Ibu Kota Kecelakaan di Hari Sama Telan Korban Jiwa, Penyebabnya Sama

Sementara, total kerugian materil akibat kebakaran pada bangunan dengan luas sekitar 60 meter persegi itu diperkirakan mencapai Rp 180 juta.

"Warga yang hendak melaporkan kebakaran dan permintaan evakuasi bisa menghubungi WhatsApp Damkar Jakarta Timur di nomor​​ +628119197113. Bisa juga melapor ke 112, 021​ 8590 4904, atau 021​ 858 2150," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved