Breaking News:

Bahas Tuntutan Buruh Soal UMP 2022, Wagub DKI: Kita Memang Harus Adil Bagi Semua

Pemprov DKI Jakarta akan siapkan formula terbaik perihal tuntutan buruh soal kenaikan UMP untuk tahun 2022.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Massa buruh yang menggelar aksi demo di depan kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/10/2021). Pemprov DKI Jakarta akan siapkan formula terbaik perihal tuntutan buruh soal kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2022. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta akan siapkan formula terbaik perihal tuntutan buruh soal kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2022.

Di tengah pandemi, sejumlah buruh di DKI menuntut kenaikan upah UMP 2022. Tuntutan kenaikan UMP di DKI Jakarta tersebut sebesar 10 persen.

Mengingat kondisi ini, Pemprov DKI Jakarta tak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.

Semua aspirasi dari buruh ditampung dan perlu dibicarakan kembali dengan pihak perusahaan.

"Setiap tahun kan kalau kita bicara kenaikan UMR itu kan memang selalu naik. Tapi kita situasinya sekarang masih pandemi. Tentu kan kita juga lihat kemampuan para pengusaha. Pengusaha kan banyak juga yang berat," kata Wagub DKI Ahmad Riza Patria dikutip TribunJakarta.com, Rabu (27/10/2021).

Baca juga: Reaksi Wagub DKI Ariza Soal Tuntutan Buruh Minta Kenaikan UMP 2022

Politikus Gerindra ini mengatakan harus memberikan keadilan bagi semua pihak. Tentunya tidak memberatkan pihak pengusaha namun tetap memperhatikan kesejahteraan para buruh.

"Kita memang harus adil bagi semua. Sekarang ini kan yang berat siapa? ya pengusaha berat, masyarakat berat, pemerintah saja berat, apalagi pengusaha, apalagi masyarakat. Jadi memang semuanya harus adil. Nanti kita carikan formula yang terbaik bagi semua pihak," lanjutnya.

Baca juga: Kelakuan Buruh Terbongkar Saat Anak Tiri Tak Nafsu Makan, Korban Ternyata Sudah Berbadan Dua

Sehingga ke depannya tak ada satu pihak yang merasa dirugikan dan pihak lain diuntungkan.

Riza menuturkan seluruh pihak akan duduk bersama dan merundingkan bersama perihal kenaikan UMP yang dituntut oleh buruh.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved