Buron 4 Tahun, Terpidana Korupsi Malah Protes Salahkan Sang Kakak Saat Tertangkap

Empat tahun buron, terpidana kasus korupsi di Batam justru protes dan menyalahkan sang kakak ketika dirinya ditangkap.

Editor: Elga H Putra
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Ilustrasi borgol. Empat tahun buron, terpidana kasus korupsi di Batam justru protes dan menyalahkan sang kakak ketika dirinya ditangkap. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Empat tahun buron, terpidana kasus korupsi di Batam justru protes dan menyalahkan sang kakak ketika dirinya ditangkap.

Dia adalah Agus Mulyana, terpidana kasus pengadaan genset dan landasan pacu Bandara Hang Nadim Batam.

Agus berhasil ditangkap di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, sekira pukul 10.15 WIB dan langsung dibawa menuju Batam, Selasa (26/10/2021).

Dia dikabarkan telah buron selama empat tahun dalam kasus yang menjeratnya.

Saat digelandang dari dalam Bandara Hang Nadim Batam menuju ke luar pintu kedatangan, wajah Agus Mulyana tampak lesu dan kusut.

Baca juga: Remaja Perempuan Menghilang Usai Tinggalkan Surat Berhenti Kerja, Orangtua dan Bos Sama-sama Bingung

Memakai rompi merah bertuliskan Tahanan Kejaksaan Negeri Batam, tak banyak kata terlontar dari mulutnya.

Agus terbang dari Jakarta memakai baju kemeja lengan pendek motif garis-garis dan celana pendek warna merah marun.

"Alhamdulillah saya sehat," ujar Agus saat ditanyai Tribun Batam ihwal kondisinya.

Agus Mulyana, terpidana kasus pengadaan genset dan landasan pacu Bandara Hang Nadim Batam, akhirnya tertangkap setelah 4 tahun buron.
Agus Mulyana, terpidana kasus pengadaan genset dan landasan pacu Bandara Hang Nadim Batam, akhirnya tertangkap setelah 4 tahun buron. (TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NURFADILLAH)

Bahkan, ia menyebut jika dirinya selama ini tak pernah merasa melarikan diri dalam kasus pengadaan genset dan landasan pacu Bandara Hang Nadim Batam ini.

"Saya tak kemana-mana, saya hanya korban," lanjutnya dengan suara agak parau.

Sempat Salahkan Kakak

Sebelumnya, saat setibanya di bandara, Agus sempat menyampaikan protes ke awak media perihal penangkapannya ini.

Ia mengaku jika dirinya hanyalah korban dalam kasus yang ikut menyeret mantan Kepala Bandara Hang Nadim Batam, Hendro Harjono, ini.

"Saya minta tolong, saya gak bersalah. Yang bersalah itu kakak saya dan pengerja proyek ini, Pak Aidit," ujar Agus.

Merespons itu, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Wahyu Octaviandi mengatakan jika status hukum Agus sebagai terpidana sudah diputuskan oleh pengadilan sejak lama.

Baca juga: 2 Bulan Raib Digelapkan Penyewa, Mobil Royadi Kembali dari Hasil Tilang Polisi

"Sudah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Apalagi yang ingin diprotes," tegas Wahyu saat ditemui di bandara.

Dikatakan Wahyu, apabila terpidana memang tidak berkenan, maka dia bisa menempuh upaya hukum selanjutnya.

"Silakan tempuh upaya hukum atau mengajukan grasi. Karena kan putusan sudah berkekuatan hukum tetap," tutur Wahyu.

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul 4 Tahun Jadi Buron, Terpidana Kasus Korupsi Agus Mulyana Protes Ketika Ditangkap

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved