Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Soroti 6 Bulan Kepemimpinan Benyamin-Pilar di Tangsel, Airin Beri Catatan Soal Pandemi

Airin Rachmi Diani menyoroti kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan di Tangerang Selatan (Tangsel)

Jaisy Rahman Tohir / TribunJakarta
Airin Rachmi Diani di Kafe Serona, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Airin Rachmi Diani menyoroti kepemimpinan Wali Kota Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan di Tangerang Selatan (Tangsel).

Wanita yang pernah berstatus orang nomor satu di Tangsel selama dua periode itu, berbicara banyak soal pandemi Covid-19.

Airin berterima kasih bahwa suksesornya bersama masyarakat bisa meredam angka penularan Covid-19, sampai pemerintah pusat menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua.

"Yang pasti tentu terima kash banyak sama Pemerintah Kota Tangsel sudah dan juga seluruh jajaran pemerintah kota yang lain kita suah di level dua," ujar Airin di Kafe Serona, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (27/10/2021).

Wali Kota Tangsel 2011-2021 itu berharap Benyamin dan Pilar bisa semakin menggalakkan vaksinasi Covid-19.

"Dan Alhamdulillah vaksin juga sudah di atas 70% lebih dan tinggal bagaimana targetnya bisa 100% bukan hanya satu, tapi juga dua. Karena efektifitas vaksin itu kan dua kali suntik ya," ujarnya.

Lebih lanjut, Airin memberi catatan kepada Benyamin-Pilar, terutama terkait potensi lonjakan kasus Covid-19 pada akhir tahun.

"Titip pesan, enggak boleh lengah, tetap harus menyediakan sarana-prasarana, jika seandainya ada yang positif bisa segera negatif atau bila ada yang sakit bisa segera disembuhkan," jelas Airin.

Baca juga: Airin Rachmi Diany Kini Fokus Mengkader Perempuan Golkar Jelang 2024

Ibu dua anak itu meminta Pemkot Tangsel bisa terus menyiagakan fasilitas kesehatan khusus untuk menangani Covid-19.

"Mari kita belajar pengalaman, setelah lebaran kita lengah di mana sarana-prasarana di hilir kita menurun.
Kan diturunkan kan waktu itu karena memang landai. Jadi kita harus antisipasi," ungkapnya.

Menurutnya, momen libur Natal dan Tahun Baru harus benar-benar diwaspadai.

"Alhamdulillah sekarang kan ada Rumah Sakit Serpong Utara kan yang dijadikan rumah sakit Covid-19."

"Belajar dari tahun lalu, habis Natal dan tahun baru ada lonjakan," kata dia.

Kendati demikian, Airin berharap lonjakan kasus Covid-19 tidak pernah ada, dan keadaan bisa kembali normal serta kekebalan komunal terpenuhi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved