Breaking News:

Kelurahan Duri Kepa Pinjam Duit Warga

Dilaporkan ke Polisi, Lurah Duri Kepa Buka Suara Tudingan Pinjam Duit Warga Rp264,5 Juta

Lurah Duri Kepa Marhali membantah telah meminjam uang dari warga sebesar Rp264,5 juta. Ia meberikan penjelasan mengenai kasus tersebut.

Kompas.com/Nurwahidah
Ilustrasi rupiah. Lurah Duri Kepa Marhali membantah telah meminjam uang dari warga sebesar Rp264,5 juta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Lurah Duri Kepa Marhali membantah telah meminjam uang warga sebesar Rp264,5 juta.

Ia menyebut, peminjaman itu dilakukan oleh Bendara Kelurahan Duri Kepa Devi Ambarsari tanpa sepengetahuan dirinya.

"Kami dari kelurahan enggak tahu, tiba-tiba kok ada pinjaman bilangnya mengatasnamakan kelurahan," ucapnya, Kamis (28/10/2021).

Ia pun membantah uang yang dipinjam dari warga Cibodas, Tangerang berinisial SK itu digunakan untuk membayar honor RT/RW.

Sebab, pihak kelurahan sudah menyiapkan anggaran khusus untuk pembayaran honor tersebut.

Baca juga: Kelurahan Duri Kepa Diduga Tipu Warga Rp 264,5 Juta, Wagub DKI: Diselesaikan Secara Kekeluargaan

"Masa honor kelurahan dibayar sama seseorang bukan dari kelurahan," ujarnya saat dihubungi.

Ia pun menyebut, uang ratusan juta tersebut dipinjam oleh sang bendahara untuk kepentingan pribadi, namun mengatasnamakan instansi.

"Itu pinjaman pribadi yang mengatasnamakan kelurahan," kata Marhali.

Surat pernyataan soal peminjaman uang Kelurahan Duri Kepa, Jakarta Barat.
Surat pernyataan soal peminjaman uang Kelurahan Duri Kepa, Jakarta Barat. (Istimewa)

Reaksi Wagub DKI

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved