Breaking News:

Kelurahan Duri Kepa Pinjam Duit Warga

Dituduh Utang Rp 264 Juta, Lurah Duri Kepa Sebut Itu Pinjaman Pribadi Bendahara

Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat belakangan viral di media sosial lantaran memiliki utang ratusan juta yang belum lunas

Satrio Sarwo Trengginas / Tribun Jakarta
Lurah Duri Kepa, Marhali saat ditemui di Kantor Lurah pada Kamis (28/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat belakangan viral di media sosial lantaran memiliki utang ratusan juta yang belum lunas.

Hal itu diketahui dari sebuah surat yang dilayangkan seorang warga Cibodas, Kota Tangerang berinisial SK, kepada pihak Kelurahan Duri Kepa.

SK meminjamkan uang sebesar Rp 264,5 juta kepada Kelurahan Duri Kepa yang diketahui lurah. 

Pinjaman itu rencananya akan dialokasikan untuk membayar honor perangkat RT/RW di Kelurahan Duri Kepa.

Selain itu, SK bakal mendapatkan keuntungan bunga 10 persen dari utang itu.

Namun, masalah muncul lantaran pihak kelurahan belum melunasi pinjaman SK.

Buntut dari masalah itu, SK melaporkan Lurah serta Bendahara Kelurahan Duri Kepa ke Polres Metro Tangerang Kota pada tanggal 25 September 2021 atas dugaan penipuan atau penggelapan.

Baca juga: Dituduh Gelapkan Dana Pinjaman Warga Rp 264,5 Juta, Lurah Duri Kepa Siap Dipanggil Polisi

SK pun juga melayangkan 2 kali surat somasi ke pihak Kelurahan lantaran utang yang tak kunjung dibayarkan.

Lurah Duri Kepa, Marhali, membantah bahwa pihak kelurahan meminjam uang itu. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved