Breaking News:

Satpol PP Kota Tangerang Asyik Ngamar Bareng PSK saat Ada Razia, Berdalih Sedang Lakukan Penyamaran

Seorang anggota Satpol PP Kota Tangerang terciduk sedang bertindak asusila bersama Pekerja Seks Komersil (PSK) saat diadakan razia beberapa hari lalu.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (27/10/2021). 

Ditambah lagi terdapat barang bukti berupa alat kontrasepsi di sebuah kost-kostan Jalan Kenanga, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. 

Baca juga: Suami jadi Korban Begal di Cakung, Rahmawati Tak Kuasa Tahan Kesedihan: Cukup Saya yang Merasakan

Dilansir dari Tribun-Video, Kepala Bidang Trantib Satpol PP Kota Tangerang, Agapito De Araujo mengatakan, dalam penggrebekan di sebuah kosan, pihaknya mendapati pasangan yang tidak berpakaian dan alat kontra sepsi yang telah digunakan.

"Ada 4 orang perempuan sudah dimaankan disini. Ada barang bukti alat kontrasepsi banyak, dikamar itu," ungkapnya, Sabtu (23/10/2021) lalu.

Menurut Agapito, empat wanita yang terkena razia itu berusia rata-rata 18 tahun.

Berdasarkan pemeriksaan, empat perempuan open BO ini diketahui berpindah-pindah lokasi dalam beraksi. Mereka mematok tarif sebesar Rp350 ribu untuk sekali kencan.

Baca juga: Jakarta Diprediksi Hujan Lebat Siang hingga Sore Ini Kamis 28 Oktober, BMKG: Waspada Potensi Banjir

"Mereka dari 2019, tapi pindah_pindah. Tadi keterangan ada dari Apartemen Aeropolis, karena Aeropolis sering dilakukan operasi. Makannya mereka lari ke kos-kosan, untuk tarifnya Rp 350 satu kali main," tuturnya.

Menanggapi terkait ada dua oknum Satpol PP diduga yang ikut terkena razia, Agapito menyebut mereka hanya sedang bertugas melakukan penyamaran

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved