Breaking News:

Cerita Kriminal

Suami jadi Korban Begal di Cakung, Rahmawati Tak Kuasa Tahan Kesedihan: Cukup Saya yang Merasakan

Rahmawati (30) masih berupaya merelakan kepergian suaminya, Sigit Priantono (34) yang tewas jadi korban komplotan lima orang begal.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Warta Kota/ Muhamad Fajar Riyandanu
Rahmawati, istri korban saat ditemui di rumahnya di Jalan Balai Rakyat RT 09/RW 11, Cakung Timur, Jakarta Timur pada Rabu (27/10/2021), siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rahmawati (30) masih berupaya merelakan kepergian suaminya, Sigit Priantono (34) yang tewas jadi korban komplotan lima orang begal.

Dia tidak menyangka Sigit jadi korban begal pada Senin (25/10/2021) sekira pukul 02.00 WIB di satu Halte Transjakarta wilayah Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai Petugas Layanan Bus (PLB) Transjakarta itu tewas setelah dibacok pada bagian lengan oleh pelaku begal yang merampas handphone.

"Semoga pelakunya cepat ditangkap, kalau bisa diberi hukuman yang sama," kata Rahmawati saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/10/2021).

Sejak hari kejadian, jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung sudah menyatakan bakal mengusut kasus dan menangkap pelaku pencurian disertai kekerasan yang menewaskan Sigit.

Ilustrasi begal
Ilustrasi begal (Istimewa via Tribun Medan)

Jasad Sigit pun sudah diautopsi tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati guna keperluan penyelidikan dan barang bukti saat nanti pelaku berhasil diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung.

"Cukup saya aja yang merasakan ini, jangan ada lagi orang lain yang kena. Kasihan bagi keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.

Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma menuturkan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.

Baca juga: Viral Ustaz Nasihin Rekayasa Duel dengan Begal Demi Konten, Kini Dipanggil Polisi Untuk Klarifikasi

Pihaknya berharap dalam waktu dekat kelima begal yang menewaskan Sigit dapat diringkus, sehingga bisa menjalani proses hukum hingga Pengadilan atas perbuatan dilakukan.

"Kita masih mendalami keterangan dari saksi. Tim lapangan sudah bergerak, semoga dalam waktu dekat pelaku bisa ditangkap," tutur Satria.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved