Breaking News:

Tiga Pekan Berlalu, Kasus Gorong-gorong Maut Tewaskan 5 Pekerja di Tangerang Mandek

Sebab, dalam penyelidikan terhadap peristiwa tersebut, pihaknya menduga ada gas beracun yang menyebabkan lima orang tewas.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Kolase Tribunnews.com/TribunTangerang.com
Lima orang, termasuk tiga petugas PT Telkom Akses, tewas di dalam gorong-gorong di Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Kamis (7/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota tak kunjung menetapkan tersangka atas kejadian tewasnya lima orang di gorong-gorong instalasi optik maut di Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, pada 7 Oktober 2021 atau tiga pekan lalu.

Semula, kepolisian telah menyimpulkan kelimanya tewas karena diduga menghirup gas beracun di dalam gorong-gorong tersebut. Kelimanya adalah tiga pekerja PT Telkom Akses dan dua warga.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengaku belum menerima hasil pemeriksaan dari pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Mabes Polri terkait pengambilan beberapa sampel air dan gas di dalam gorong-gorong.

"Sementara masih dalam penyidikan. Hasilnya belum ada dari Puslabfor, masih proses ya," jelas Deonijiu saat ditemui di bantaran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (28/10/2021).

Sebab, dalam penyelidikan terhadap peristiwa tersebut, pihaknya menduga ada gas beracun yang menyebabkan lima orang tewas.

Baca juga: Anjing dan Kambing Tercebur di Sumur, Nyawanya Selamat Berkat Aksi Satria Biru

"Penyelidikan sementara, hasilnya karena memang itu keracunan gas di dalam gorong-gorong," paparnya.

Deonijiu menambahkan pihaknya telah memeriksa saksi-saksi terkait kejadian tersebut.

Hasil dari pemeriksaan, kepolisian belum menetapkan adanya tersangka dalam kejadian tersebut.

Baca juga: Sopir Bus yang Tewas Kecelakaan Maut Transjakarta Jadi Tersangka, Wagub Ariza: Kami Cukup Prihatin

"Pemeriksaan saksi-saksi dari masyarakat dan yang bekerja dari vendor, arahnya kita masih berkomunikasi," pungkas dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved