Breaking News:

Toko Oen, Restoran Legendaris Zaman Kolonial Belanda yang Tetap Eksis di Kota Semarang

Lebih dari 80 tahun sudah, Toko Oen mempertahankan orisinalitasnya sebagai salah satu gerai kuliner legendaris di Indonesia.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA
Toko Oen Semarang sejak 1936, di event kuliner Kampoeng Legenda Mal Ciputra Jakarta 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Lebih dari 80 tahun sudah, Toko Oen mempertahankan orisinalitasnya sebagai salah satu gerai kuliner legendaris di Indonesia.

Toko Oen menjadi salah satu restoran di Semarang yang sarat akan nilai sejarah.

Keberadaannya sudah tercatat sejak sebelum Indonesia merdeka.

Demikian diceritakan oleh generasi ketiga pemilik Toko Oen, Yenni

Kalau Tribunners berkunjung ke Semarang, Toko Oen seolah jadi salah satu rekomendasi tempat kuliner yang sayang jika dilewatkan.

Baca juga: Sederet Resep Kue Tanpa Oven dengan Takaran Sendok, Cocok Banget untuk Anak Kos

"Awalnya sebetulnya di Yogyakarta, kita mulai dari toko roti akhirnya jadi restoran eskrim. Mulainya tahun 1922. Kalau yang di Semarang, itu tahun 1936," kata Yenni bercerita pada TribunJakarta.com saat ditemui di event kuliner Kampoeng Legenda Mal Ciputra Jakarta baru-baru ini.

Bukan dari Semarang, Yenni bercerita sejarah Toko Oen justru dimulai dari Yogyakarta sekitar tahun 1920an.

Toko Oen Semarang sejak 1936, di event kuliner Kampoeng Legenda Mal Ciputra Jakarta
Toko Oen Semarang sejak 1936, di event kuliner Kampoeng Legenda Mal Ciputra Jakarta (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA)

Kala itu, neneknya hanya membuka sebuah toko kecil yang menjual kue-kue kering. Hingga kemudian mulai berkembang dengan menyediakan berbagai menu es krim.

Toko Oen pun buka di Semarang pada tahun 1936.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved