Perkara Suami Habisi Istri di Bekasi, Polisi Observasi Dugaan Gangguan Kejiwaan Pelaku

Polres Metro Bekasi Kota meringkus suami berinisial HR (30) yang tega menganiaya istrinya Novi Sapitri (26) hingga tewas.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Pihak kepolisian saat menunjukkan barang bukti foto tabung gas dan pakaian tersangka serta foto diri tersangka penganiayaan. Polres Metro Bekasi Kota meringkus suami berinisial HR (30) yang tega menganiaya istrinya Novi Sapitri (26) hingga tewas. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota meringkus suami berinisial HR (30) yang tega menganiaya istrinya Novi Sapitri (26) hingga tewas.

Korban dihantam menggunakan tabung gas Elpiji 3 Kg saat tengah tertidur.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Aloysius Suprijadi mengatakan tersangka diringkus di kawasan Cibubur pada, Kamis (28/10/2021) kemarin.

"Tersangka ditangkap di wilayah Cibubur ini dicari oleh petugas berdasarkan informasi di lapangan kemudian langsung dilakukan penangkapan," kata Aloysius di Mapolrestro Bekasi Kota, Jumat (29/10/2021).

Kasus suami bunuh istri bermula saat pelaku dan korban tinggal serumah di Jalan Randu, RT 05 RW 09, Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Baca juga: Siasat Keponakan Habisi Paman, Pelaku Sewa Eksekutor Tak Rela Pendapatan Parkir Rp 110 Juta Merosot

Kejadian berlangsung dini hari, korban saat itu tengah tertidur bersama dua orang anaknya masing-masing berusia lima dan dua tahun.

"Korban bernana Novi Sapitri (26), sekitar pukul 2 pagi telah melakukan kekerasan terhadap istrinya dengan cara memukul bagian kepala korban dengan menggunakan tabung gas elpiji 3 kg," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Anak Habisi Ibu Kandung Setelah 1 Bulan Pulang dari RSJ, Mudah Marah Bila Tak Minum Obat

Korban saat itu mengalami luka parah.

Anaknya yang tidur bersebelahan langsung histeris melihat perbuatan keji sang ayah kepada ibunya.

"Kejadian tersebut disaksikan anak daripada korban daripada pelaku, kemudian anak tersebut menangis hingga mengundang tetangga berdatangan," ucapnya.

Pihak kepolisian saat menunjukkan barang bukti foto tabung gas dan pakaian tersangka serta foto diri tersangka penganiayaan.
Pihak kepolisian saat menunjukkan barang bukti foto tabung gas dan pakaian tersangka serta foto diri tersangka penganiayaan. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Warga sekitar kemudian berdatangan, setelah dicek ke dalam rumah, kondisi korban sudah tidak bernyawa.

"Tangisanya keras tetangga berdatangan pelaku melarikan diri didapati di TKP (tempat kejadian perkara) istri sudah bersimbah darah dan meninggal dunia," paparnya.

Pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap tersangka.

Baca juga: Anak Tega Habisi Nyawa Ibu Kandung di Cengkareng, Ketua RT Beri Kesaksian: Suka Dipukuli

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved