Breaking News:

Viral di Media Sosial

BMKG Beri Penjelasan, Fenomena Hujan Guyur Satu Mobil di Cikarang Bikin Heboh

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merespon fenomena unik hujan hanya mengguyur satu mobil di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Instagram @uryanriana
Tangkapab layar video - Fenomena langka air hujan turun tidak merata dan hanya mengguyur satu mobil yang sedang terparkir terjadi Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (31/10/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merespon fenomena unik hujan hanya mengguyur satu mobil di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Koordinator Bidang Hubungan Masyarakat BMKG, Akhmad Taufan Maulana mengatakan, fenomena tersebut sangat kecil kemungkinannya terjadi.

"Hujan umumnya terjadi ketika awan sudah cukup matang, jika kondensi cukup kuat makan akan menghasilkan hujan dengan intesitas sedang-lebat atau umumnya dicirikan dengan diameter butiran yang besar dan pada area yang luas," kata Taufan, Selasa (2/11/2021).

Dia menambahkan, awan cumulonimbus yang menghasilkan hujan umumnya berdiamter luas.

Apabila menghasilkan hujan lebat, maka akan dijumpai hujan dengan intensitas ringan atau ditandai dengan butiran lebih kecil di sekitarnya.

Baca juga: Hujan Hanya Guyur Satu Mobil saat Langit Cerah, Perekam: Bisa Jadi Itu Menjadi Tanda

"Kondisi tersebut tidak dijumpai pada video yang beredar, hujan jatuh di area cakupan yang sempit dengan intensitas lebat tetapi tidak ada satupun sisi yang menunjukkan intensitas hujan ringan," paparnya.

Namun meski begitu, pihaknya hingga kini perlu mengkaji lebih dalam lagi perihal fenomena yang terjadi di Cikarang.

Ilustrasi Hujan
Ilustrasi Hujan (Tribunnews.com/Willy Widianto)

BMKG belum dapat memastikan kebenaran yang terlihat dalam video viral tersebut, apakah benar-benar terjadi akibat fenomena alam.

"BMKG saat ini belum dapat mengkonfirmasi kebenaran dalam video tersebut, mengingat data yang ada saat ini hanya berupa visual video dengan durasi singkat," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved