Breaking News:

Lawan Covid19

Waspada Gelombang Ketiga Covid-19 Akhir Tahun Ini, PB IDI Minta Nakes Persiapkan Diri

Para tenaga kesehatan (nakes) diminta untuk selalu waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan adanya gelombang ketiga penyebaran Covid-19.

Editor: Wahyu Septiana
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona - Para tenaga kesehatan (nakes) diminta untuk selalu waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan adanya gelombang ketiga penyebaran Covid-19. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Para tenaga kesehatan (nakes) diminta untuk selalu waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan adanya gelombang ketiga penyebaran Covid-19.

Saat ini, situasi pandemi di Indonesia memang terkesan melandai.

Akan tetapi situasi pandemi juga berhubungan dengan situasi yang ada di luar Indonesia.

“Kalau saya sebut ini adalah fase relaksasi,” kata Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Adib Khumaidi, pada dialog produktif FMB9, ‘Prokes Dilanggar Semua Rugi’, Selasa (2/11/2021).

Ketua PB IDI itu mengatakan gelombang Covid-19 di bulan Juli adalah kondisi yang menakutkan.

Bahkan kematian dokter saat itu mencapai 216 orang selama satu bulan di bulan Juli.

Baca juga: Hingga Oktober 2021, Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Kota Bekasi Belum Penuhi Taget

Hal ini yang menjadi konsen pihaknya agar masyarakat maupun pemerintah tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan karena akan sangat merugikan.

Ia juga meminta Nakes memulihkan tenaga di masa relaksasi untuk bersiap menghadapi lonjakan kasus meskipun ia berharap hal ini tidak sampai terjadi.

Ilustrasi Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (Freepik via Tribunnews.com)

Ketua PB IDI juga meminta Nakes untuk menjaga ketahanan mental.

“Menjadi sangat penting untuk kita kedepan. Kami selalu sampaikan kepada teman-teman tenaga medis dan tenaga kesehatan, kalau saat ini fase relaksasi buat teman-teman. Pulihkan tenaga, bersiap kalau ada kenaikan kasus. Walaupun kami juga berharap itu tidak terjadi. Tapi kita harus bersiap. Yang paling penting adalah menjaga ketahanan mental dari teman-teman tenaga medis dan tenaga Kesehatan,” ujarnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved