Petaka Ikuti Google Maps, Mobil Bak Terbuka Terperosok ke Sungai Saat Hujan Deras

Petaka mengikuti Google Maps, sebuah mobil bak terbuka (pikap) terperosok ke sungai.

Editor: Elga H Putra
Dok. Polsek Doko
Mobil pikap putih dengan muatan kayu bakar terperosok ke sungai ketika salah mengambil jalur dan melewati jembatan bambu, Rabu (3/11/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Petaka mengikuti Google Maps, sebuah mobil bak terbuka (pikap) terperosok ke sungai.

Peristiwa itu terjadi ketika mobil pikap yang membawa kayu bakar itu berusaha melintasi jembatan bambu di Desa Suru, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Rabu (3/11/2021) sore.

Warga sempat berusaha menghentikan mobil itu dengan berteriak namun teriakan warga tertelan suara hujan deras sehingga mobil dengan muatan kayu bakar itu tetap melaju.

Beberapa detik setelah roda belakang pikap putih itu menginjak jembatan bambu, mobil itu terperosok ke sungai bersamaan dengan ambruknya jembatan.

"Itu memang jalur alternatif hanya untuk kendaraan roda dua," ujar Kapolsek Doko AKP Anik Sri Utariani, saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Baca juga: Pria 65 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Mobil yang Terparkir di Jatinegara, Berawal Kecurigaan Ini

Anik mengatakan, jembatan bambu itu jelas tidak akan mampu menahan beban mobil, apalagi mobil tersebut membawa muatan kayu bakar.

Beruntung, kata dia, mobil pikap itu tidak sampai terseret arus air sungai dan berada di atas jembatan bambu yang ambruk.

Baca juga: Jokowi Pilih Jenderal Andika sebelum ke Luar Negeri, Kode Kehadiran KSAD di Bandara Terjawab

Ikuti Google Maps

Anik mengatakan, sopir bernama Okky (35), warga Kecamatan Wlingi, mengaku tidak memahami medan sehingga dia menggunakan bantuan Google Maps.

"Dia pakai Google Maps karena tidak mengenal medan. Apalagi, sedang hujan deras, dia pikir sulit untuk bertanya ke warga di saat hujan deras," ujar Anik.

Mobil pikap putih dengan muatan kayu bakar terperosok ke sungai ketika salah mengambil jalur dan melewati jembatan bambu, Rabu (3/11/2021).
Mobil pikap putih dengan muatan kayu bakar terperosok ke sungai ketika salah mengambil jalur dan melewati jembatan bambu, Rabu (3/11/2021). (Dok. Polsek Doko)

Mobil pikap itu mengangkut kayu bakar untuk diantar ke rumah Karno, warga Desa Doko.

"Sebenarnya ada jalan yang lebih besar untuk dilewati mobil, tapi Google Maps mengarahkan sopir ke jalan alternatif itu," ujar dia.

Anik menyebut, sopir berada dalam keadaan sehat tanpa mengalami cidera.

Anik mengatakan, mobil pikap itu sudah dapat dinaikkan ke jalan dengan gotong royong warga setempat yang menarik mobil itu menggunakan tali.

Namun, untuk sementara jalan alternatif itu ditutup karena jembatan bambu itu ambruk dan tidak dapat dilalui.

"Sementara jembatan kita pasangi garis polisi. Mungkin warga akan gotong royong lagi memperbaiki jembatan bambu itu," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sopir Ikuti Arahan Google Maps, Mobil Pikap Bawa Kayu Bakar Terperosok di Jembatan Bambu

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved