Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

PTM Terbatas Tetap Digelar Meski Ada Temuan Kasus di Sekolah, Satgas Covid-19 Depok Beri Penjelasan

Pemerintah Kota Depok tetap menggelar pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) meski telah ditemukan sejumlah kasus positif di beberapa sekolah.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan. Pemerintah Kota Depok tetap menggelar pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) meski telah ditemukan sejumlah kasus positif di beberapa sekolah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Pemerintah Kota Depok tetap menggelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) meski telah ditemukan sejumlah kasus positif di beberapa sekolah.

Untuk informasi, dari data yang dimiliki TribunJakarta, sebanyak dua sekolah menengah pertama negeri (SMPN) dan satu pondok pesantren terkonfirmasi temuan kasus beberapa waktu lalu.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Dadang Wihana, mengatakan, pihaknya masih menggunakan peraturan wali kota (Perwal) bilamana ditemukan kasus aktif di sekolah yang tengah menggelar PTMT ini.

“Kita masih menggunakan Perwal, jika ditemukan satu kasus maka harus dilakukan mitigasi berupa penutupan sementara selama seminggu pelaksanaan PTMT dan melakukan desinfektan, puskesmas melakukan tracing dan testing terhadap kontak erat itu yang dilakukan,” kata Dadang dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/11/2021).

Melalui metode Swab Antigen Keliling (SAK) yang bergerak ke sekolah-sekolah, Dadang mengatakan pihaknya tengah memetakan sekolah-sekolah yang terdapat temuan kasus positif.

Baca juga: Lagi, Siswa PTM di Depok Terpapar Covid-19, Aktivitas Belajar Mengajar Dihentikan dan Diswab

“Nanti kita petakan dahulu sekarang kan SAK sistem swab antigen keliling sedang bergerak ke sekolah-sekolah, sementara ini hasil SAK itu menunjukkan hasilnya negatif,”jelasnya.

“Tetapi jika ditemukan dalam satu sekolah kena kasus maka dilakukan swab terhadap seluruh kontak erat bahkan bisa satu sekolah di swab, sementara ini swab, antigen ataupun pcr terhadap kontak erat,” sambungnya lagi.

Oleh sebab itu, Dadang menuturkan saat ini pihaknya masih menjalankan PTMT sesuai dengan arahan dari Perwal dan juga Inmendagri.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Terminal Jatijajar, Tapos, Jumat (25/6/2021).
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Terminal Jatijajar, Tapos, Jumat (25/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

“Sementara ini masih dijalankan sesuai dengan Perwal dan juga arahan dari Inmendagri, dan sudah dilakukan assessment terhadap syarat-syarat melakukan PTMT,” katanya.

“Tetap kami mengimbau kepada seluruh warga terutama orang tua agar segera melakukan vaksinasi bagi warga yang belum melakukan vaksinasi, dan bagi warga bekali anaknya dengan prokes terutama etika cara menggunakan masker secara benar,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved