Banjir Kepung Jakarta
Kali Pesanggrahan Meluap, Permukiman Warga di Bintaro Jaksel Banjir
Permukiman warga di Jalan Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan terendam banjir pada Minggu (7/11/2021) malam.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Permukiman warga di Jalan Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan terendam banjir pada Minggu (7/11/2021) malam.
Banjir disebabkan karena meluapnya Kali Pesanggrahan akibat hujan deras.
Ketua Karang Taruna Bintaro, Haris, mengatakan, saat ini banjir sudah mulai surut. Ketinggian air hanya sekitar 15 Cm.
"Sekarang air sudah agak surut, paling 15 Cm," kata Haris saat dikonfirmasi.
Namun demikian, Haris menuturkan bahwa ketinggian air bisa meningkat jika Jakarta kembali diguyur hujan deras.
Baca juga: Belum Surut, Banjir Rob 1,5 Meter Masih Rendam Pelabuhan Muara Baru hingga Minggu Malam
"Tapi kalau nanti masih hujan kemungkinan naik lagi," ujar dia.
Selain itu, banjir juga sempat merendam Jalan Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, tepatnya di dekat perlintasan kereta api.
Haris mengimbau warga yang tinggal dekat aliran Kali Pesanggrahan untuk tetap waspada terhadap ancaman banjir.
"Air Kali Pesanggrahan mulai meluap ke beberapa RW, waspada," tutur Haris.
Baca juga: Banjir di Kawasan Gandaria Hingga Kemang, Pemkot Jaksel Siaga Pompa
Banjir 1 Meter di Jalan Swadarma Jaksel
Banjir merendam Jalan Swadarma, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2021) sore.
Pantauan TribunJakarta.com pukul 17.00 WIB, ketinggian air mencapai 1 meter.
Akses jalan dari arah Ciledug menuju Kebayoran Lama lumpuh. Begitu juga arah sebaliknya.
"Tadi jam 14.30 masih belum tinggi, ini airnya naik terus kayaknya. Di tengah sudah dalam banget," kata warga sekitar bernama Ridwan di lokasi.
Banyak pengendara motor yang mencoba menerobos banjir. Namun, kendaraan tersebut mogok di tengah jalan hingga harus dituntun.
Sementara itu, pengendara motor yang tidak ingin mengambil risiko memilih untuk berputar arah.
Di sisi lain, beberapa pengendara motor memilih menggunakan jasa ojek gerobak dengan tarif Rp 30 ribu-40 ribu.
Baca juga: Banjir 1 Meter di Jalan Swadarma Jaksel, Akses Jalan Lumpuh hingga Banyak Motor Mogok
Banjir yang merendam Jalan Swadarma berdampak kemacetan sepanjang 1 Kilometer.
Banjir di Kawasan Gandaria Hingga Kemang
Hujan deras yang mengguyur kawasan Jakarta Selatan membuat sejumlah wilayah tergenang banjir pada Minggu (7/11/2021).
Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Selatan Mustajab mengungkapkan bahwa titik banjir merata di sejumlah kawasan yang rawan banjir di Jakarta Selatan.
Genangan mulai terjadi sejak siang hingga menjelang malam ini.
"Ini rata (genangan) di Seskoal, Gandaria City, Kemang dan di KPN, kami posisi di Kemang," ujar Mustajab saat dihubungi.
Mustajab menuturkan rata-rata ketinggian air mencapai 30 centimeter (cm) hingga 40 cm.
Mustajab memastikan bahwa banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi sedari Minggu siang.
Sebab, sampai saat ini Kali Krukut dipastikan masih aman dan belum ada kenaikan air signifikan.
Kata Mustajab, meski jalan-jalan tersebut tergenang air, namun masih bisa dilalui kendaraan mobil.
Baca juga: Pelebaran Kali Cakung Jadi Solusi Pengendalian Banjir di Perumahan Nasio Bekasi
Saat ini pihaknya sudah siagakan pompa stasioner dan pompa mobile untuk menyedot genangan.
"Stasioner ada dua unit dengan kapasitas 500 liter perdetik jadi total 1000 liter perdetik. Terus sama pompa mobile 250 liter perdetik," ungkap Mustajab.
Selain itu enam petugas SDA di rumah pompa stasioner di Kemang, Jakarta Selatan sudah standby.
Pun dengan empat petugas SDA sudah berjaga di kawasan Kemang untuk mengoperasikan pompa air mobile.
Selain itu, petugas SDA juga membersihkan tali-tali air agar tak menghambat laju air ke Kali.
Jadi selain siaga pompa juga pembersihan tali-tali air agar genangan di jalan segera mengalir ke drainase dan dari drainase kami pompa ke kali," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/permukiman-warga-di-jalan-al-muflihun-bintaro-banjir-23.jpg)