Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Penerapan PeduliLindungi di Pasar Tradisional Kota Tangerang Terbentur Banyak Kendala

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Tangerang menemukan beberapa kendala dalam pelaksanaannya.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati saat ditemui awak media soal penerapan aplikasi PeduliLindungi di sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang, Minggu (7/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Penerapan aplikasi PeduliLindungi di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Tangerang menemukan beberapa kendala dalam pelaksanaannya.

Sebagaimana diketahui, saat ini ada dua pasar tradisional di Kota Tangerang yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Keduanya adalah Pasar Anyar dan Pasar Poris.

"Secara teknis dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi banyak yang tidak terdereksi atau banyak pengunjung pasar yang lolos screning PeduliLindungi," kata Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati, Minggu (7/11/2021).

"Juga ada pengujung yang enggak punya handphone yaudah saya enggak masuk ke pasar Anyar," tambah dia.

Baca juga: Jadi Syarat Masuk, Kominfo Kota Tangerang Sudah Pasang Sebanyak 339 QR Code Aplikasi PeduliLindungi

Menurut dia, pasar tradisional berbeda dengan pusat perbelanjaan atau mal yang memiliki pintu walau bantak akses masuk.

Akan tetapi, pasar tradisional banyak memiliki akses masuk namun tidak memiliki pintu.

Terlebih lagi, penerapan aplikasi PeduliLindingi sangat sulit dilakukan pada pedagang kaki lima atau PKL.

"Dalam penerapan PeduliLindungi meamang ada kendala yakni, PKL dan tidak ada pintu dan banyaknya akses masuk menuju pasar," ujar Titien.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Masuk Area Kantor Pemerintah Kota Depok Wajib Scan Aplikasi PeduliLindungi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved