Jakarta Dikepung Banjir

Banjir 2,5 Meter Surut, Permukiman Kebon Pala Tertimbun Lumpur 40 Sentimeter

Banjir yang merendam permukiman warga Kebon Pala, RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur menyisakan lumpur.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Bima Putra / Tribun Jakarta
Tampak permukiman warga Kebon Pala, RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir luapan Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Banjir yang merendam permukiman warga Kebon Pala, RW 04 dan RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur menyisakan lumpur dan sampah.

Ketua RT 13/RW 04, Sanusi (54), mengatakan, banjir dengan ketinggian berkisar 2,5 meter yang surut pada Senin (8/11/2021) siang menyisakan timbunan lumpur di rumah dan jalan lingkungan.

"Sampai pukul 12.00 WIB tadi pas mulai surut ketebalan lumpur di jalan lingkungan itu sekitar 40 sentimeter. Pas surut langsung kita bersihkan," kata Sanusi di Jakarta Timur, Senin (8/11/2021).

Menggunakan perabot rumah dan peralatan seadanya, warga bergotong royong membersihkan timbunan lumpur bercampur sampah imbas banjir Jakarta.

Warga bergegas membersihkan timbunan lumpur bercampur sampah saat banjir belum sepenuhnya surut total karena bila terlambat bakal mengeras dan lebih sulit dihilangkan.

"Tadi pas bersih-bersih sempat dibantu sama anggota Sudin SDA (Sumber Daya Air) Jakarta Timur dan PPSU. Di sini (Kebon Pala) sudah dua hari kebanjiran, hari Minggu dan hari ini," ujarnya.

Pada Minggu (7/11/2021) ketinggian banjir luapan Kali Ciliwung yang merendam permukiman warga berkisar 75 sentimeter, sementara pada Senin (8/11/2021) mencapai 2,5 meter.

Baca juga: Warga Kebon Pala Kebanjiran 3 Hari, William PSI Tagih Janji Anies: Jangan Tambah Penderitaan Rakyat 

Sanusi menuturkan ketinggian air melonjak karena pada Minggu sore saat banjir belum sepenuhnya surut, debit air kiriman dari Bogor dan Depok kembali datang ke Kali Ciliwung.

"Kalau untuk membersihkan lumpur sampai total paling tidak butuh waktu sekitar tiga jam. Sekarang banjir sudah mulai surut, yang dini hari tadi sempat mengungsi juga sudah pulang," tuturnya.

Jhony (43), warga Kebon Pala lainnya juga mengatakan ketebalan lumpur imbas banjir mencapai sekitar 40 sentimeter sehingga membuat warga pontang-panting membersihkan.

Warga Kebon Pala yang sudah puluhan tahun jadi korban banjir luapan Kali Ciliwung berharap Pemprov DKI Jakarta memberi bantuan perabot dan guna membantu proses bersih-bersih.

"Ya kalau bisa bantuan perabot lah, semisal pengki itu kan sangat dibutuhkan untuk membantu bersih-bersih. Karena membersihkan lumpur itu kan susah, berat kalau enggak pakai alat," kata Jhony.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, hingga pukul 16.00 WIB ketinggian banjir yang merendam permukiman warga RW 04 dan RW 05 Kebon Pala surut hingga berkisar 30 sentimeter.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved