Banjir Kepung Jakarta

Kali Ciliwung Meluap, 130 KK di Kelurahan Manggarai Terdampak Banjir

Air setinggi 60 hingga 80 Centimeter diketahui sempat menggenangi pemukiman tersebut sejak pukul 2.00 WIB dini hari.

TribunJakarta.com
Ilustrasi - Kondisi di permukiman warga RW 07 Kelurahan Bidara Cina yang terdampak banjir luapan Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/11/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sebanyak 130 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir luapa Kali Ciliwung di Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan, pada Senin (8/11/2021).

Lurah Manggarai Arafat mengatakan, 130 KK yang terdampak banjir berada di lima RT Kelurahan Manggarai. Kelima RT itu yakni RT 01,02,03 di RW 04, dan juga RT 09 dan 10 RW 01.

"Kalau untuk lokasi yang terdampak banjir di Manggarai ada lima RT. Satu RT di RW 10 hanya lintasan saja, artinya air naik, tapi 2 sampai 3 jam surut. Tapi, barusan dapat update dari lapangan, pukul 11.00 WIB sudah makin surut," kata Arafat, Senin (8/11/2021).

Air setinggi 60 hingga 80 Centimeter diketahui sempat menggenangi pemukiman tersebut sejak pukul 2.00 WIB dini hari.

Menurut Arafat, banjir terjadi disebabkan luapan air kali Ciliwung yang melintasi kawasan tersebut. Adapun, banjir ini terpantau mulai surut secara perlahan sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Masih Terendam Banjir, Jalan R. E. Martadinata Jakut Ditutup Sementara

"Memang di Kelurahan Manggarai, itu ada pemukiman yang lokasinya di pinggiran Sungai Ciliwung, ini otomatis akan terdampak saat dihulu hujan deras," kata Arafat.

"Intinya kita tetap mengimbau warga agar siaga bencananya tetap di terapkan, dan selalu ikuti arahan Pemerintah Daerah,"

Baca juga: Kali Pesanggrahan Meluap, Permukiman Warga di Bintaro Jaksel Banjir

"Upayanya dari kami, Pemprov DKI, pihak Kelurahan Manggarai mengimbau terus, melalui informasi-informasi lewat pengeras suara, masjid dan musala, atau sosmed. Kami meng-update setiap dua jam sekali ketika ada info kenaikan tinggi muka air di Katulampa. Dari situ warga diminta siaga," sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved