Breaking News:

Tugu Jam Thamrin Dipindah Sementara, Arus Lalu Lintas Jalan MH Thamrin dan Kebon Sirih Direkayasa

PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) pada persimpangan Jalan M.H. Thamrin - Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Akun Instagram MRT Jakarta
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan uji coba fasilitas sepeda nonlipat di MRT Jakarta. Ia tiba di Stasiun Lebak Bulus Grab sekitar pukul 06.30 WIB. Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membawa sepeda masuk MRT menuai polemik. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) pada persimpangan Jalan MH Thamrin - Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Manajemen rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan dalam rangka pengerjaan pemindahan sementara Tugu Jam Thamrin sebagai bagian dari proses penggalian struktur bawah tanah untuk MRT Fase 2A.

"Pengerjaan pembangunan jalur MRT Jakarta fase 2A sendiri lebih kompleks dibandingkan Fase 1, karena melalui banyak situs cagar budaya dan adanya temuan arkeologi lainnya."

"Salah satu cagar budaya yang teridentifikasi pada lintasan paket kontrak 201 adalah Tugu Jam Thamrin yang terletak di persimpangan Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Kebon Sirih," tulis MRT Jakarta dalam keterangan resminya, Selasa (9/11/2021).

Saat ini, MRT Jakarta sedang mengerjakan konstruksi bawah tanah segmen pertama fase 2A, yakni paket kontrak 201 sepanjang 2,8 
kilometer yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Harmoni.

Pengerjaan pembangunan jalur MRT Jakarta fase ini disebut lebih kompleks dibandingkan sebelumnya.

Sebab, pembangunan kali ini melalui banyak situs cagar budaya dan adanya temuan arkeologi lainnya, termaksud dengan Tugu Jam Thamrin.

Adapun pekerjaan pemindahan sementara tugu tersebut direncanakan akan dilakukan pada November 2021 hingga Desember 2021 sebagai upaya MRT Jakarta dalam melestarikan dan mencegah kerusakan cagar budaya tersebut.

Baca juga: PPKM di DKI Level 1, Simak Perubahan Jadwal MRT Jakarta yang Mulai Berlaku Hari Ini

Bersama dengan kontraktor pelaksana Shimizu-Adhi Karya Joint Venture, MRT Jakarta telah menyusun metode pekerjaan berupa skema pemindahan sementara, penyimpanan, dan pemasangan kembali Tugu Jam Thamrin.  

Tugu Jam Thamrin disimpan sementara di kawasan Silang Barat Daya Monumen Nasional (Monas) dengan tetap memperhatikan aspek pelestarian dan pengamanannya, dan disebut akan dikembalikan pada lokasi asalnya dalam kondisi yang lebih baik setelah pekerjaan 
konstruksi paket kontrak 201 selesai. 

Berikut Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) pada persimpangan Jalan MH Thamrin - Jalan Kebon Sirih yang telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya : 

  1. Pada manajemen rekayasa lalu lintas, terjadi penyempitan lajur kendaraan dengan menyisakan satu lajur kendaraan pada tiap jalur di persimpangan Jalan MH Thamrin - Jalan Kebon Sirih arah timur-barat yang menuju Tanah Abang dan Gondangdia. 
  2. Rekayasa lalu lintas tahap ini hanya diberlakukan pada pukul 22.00 WIB – 5.00 WIB sedangkan pada pukul 5.00 WIB – 22.00 WIB kondisi lalu lintas berlangsung seperti biasa.
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved