BPS Catat 103.537 Warga Kota Tangerang Menganggur pada 2021, Naik dari Tahun Sebelumnya

Berdasarkan data yang didapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang, pengangguran di wilayah tersebut meninggat jadi 9,07 persen.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Freepik
Ilustrasi lowongan kerja 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tingkat pengangguran di Kota Tangerang pada tahun 2021 meninggat dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang didapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang, pengangguran di wilayah tersebut meningkat jadi 9,07 persen.

Angka di atas meningkat 0,44 poin dari tahun 2020 yang sebesar 8,63 persen.

Sehingga, total pengangguran di Kota Tangerang berjumlah 103.537 orang.

"Tahun 2021 ini naik 0,44 poin dari tahun 2020," kata Kepala BPS Kota Tangerang, Muladi Widastomo melalui pesan singkat, Rabu (10/11/2021).

Namun, Muladi menjelaskan, kenaikan 0,44 poin tidak sedalam TPT 2019-2020 yang sebesar 1,49 poin atau sebesar 7,14 persen di tahun 2019.

"Yang berarti kita bisa berharap bahwa angkatan kerja Kota Tangerang mulai menunjukkan trend yang positif," sambungnya.

Baca juga: Pemuda Pengangguran Sukses Curi 3 Ponsel di Sawah Besar saat Pemilik Rumah Tertidur Lelap

Angka TPT sebesar 9,07 persen tersebut, menjadikan Kota Tangerang urutan keempat terbesar se-Provinsi Banten sebagai penyumbang pengangguran.

Setelah Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Serang.

"Jumlah angka pengangguran Kota Tangerang 2020 sebesar 97.344, dan tahun ini sebesar 103.537," ucap Muladi.

"Sementara untuk keseluruhan Provinsi Banten, ada 661.06 di 2020 dan 562.310 tahun 2021," tambah dia lagi.

Baca juga: Pengangguran di Jaksel Meningkat Selama Pandemi Covid-19, 122.390 Orang Tak Punya Pekerjaan

Pasalnya, pandemi Covid-19 dan pengetatan PPKM di bulan Juli dan Agustus kemarin digadang-gadang jadi alasan peningkatan kasus pengangguran.

Sebab, di Kota Tangerang banyak industri berdiri yang merupakan satu dari beberapa sektor sangat terdampak Covid-19.

"Di mana sektor industri manufaktur yang merupakan sektor penopang utama di Kota Tangerang, merupakan sektor yang sangat terdampak," pungkas Muladi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved