Breaking News:

Banjir Kepung Jakarta

Jakarta Langganan Banjir Setiap Tahun, Sekda Marullah: Hujannya Berulang

Marullah menyebut ada beberapa wilayah ibu kota tergenang air saat cuaca ekstrem melanda sepekan terakhir ini. Ia tidak mengakui hal itu sebagai banji

TribunJakarta.com
Ilustrasi - Kondisi di permukiman warga RW 07 Kelurahan Bidara Cina yang terdampak banjir luapan Kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (8/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah mengungkap alasan ibu kota kerap kebanjiran saat musim hujan tiba.

Ia menyebut, banjir disebabkan adanya hujan deras yang terjadi berulang kali pada saat musim hujan.

"Hujannya terulang, (bajir terjadi) karena hujan," ucapnya di Balai Kota, Rabu (10/11/2021).

Marullah menyebut ada beberapa wilayah ibu kota tergenang air saat cuaca ekstrem melanda sepekan terakhir ini. Ia tidak mengakui hal itu sebagai banjir.

Namun, ia memastikan, genangan itu bisa surut dalam kurun waktu kurang dari 6 jam sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Banjir Jakarta Capai 2 Meter, Wagub Ariza Tutup Mata: Cuma Genangan di Beberapa Titik

"Ada beberapa tempat memang tergenang, tapi sekarang sesuai dengan yang disampaikan gubernur, 6 jam surut," ujarnya.

"Mayoritas surut 6 jam," sambungnya.

Meski demikian, ia tidak menampik genangan di beberapa wilayah di bantaran kali sulit surut, seperti di Kebon Pala dan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Baca juga: Banjir 2,5 Meter, Warga Kebon Pala Tak Kunjung Dapat Bantuan Makanan

Bahkan, banjir yang merendam pemukiman warga di Kebon Pala beberapa waktu lalu terjadi selama 3 hari.

"Itu karena aliran dari limpasan sungainya masih terus melimpas. Jadi, setelah limpasan itu (turun) saya pastikan (banjir) 6 jam surut," tuturnya.

"Limpasan saja enggak selesai, karena curah hujan di beberapa tempat tinggi," tambahnya menjelaskan.

Anak buah Gubernur Anies ini mengklaim, Pemprov DKI sudah bekerja maksimal untuk meminimalisir banjir.

Baca juga: Target 6 Jam Banjir Surut Tak Tercapai, Politikus PDIP: Banyak Ucapan Anies tak Sesuai Kenyataan

Sekda DKI Marullah Matali saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Sekda DKI Marullah Matali saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Salah satunya lewat program pembuatan sumur resapan atau drainase vertikal yang diyakini efektif mengatasi genangan di ibu kota.

"Ada juga pembersihan saluran air hingga pengerukan sungai," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved