Penampakan Penjara Bawah Tanah Era Belanda di Jakarta, Cut Nyak Dhien Pernah Ditahan di Sini

Penjara bawah tanah era Belanda yang pernah dirasakan oleh beberapa Pahlawan Nasional Indonesia.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA
Penampakan Penjara Bawah Tanah Era Belanda di Jakarta, Dulu Beberapa Pahlawan Nasional Pernah Dipenjara di Sini 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Indonesia hari ini tak lepas dari jasa para pahlawan di masa lampau. 

Mengulik kembali kisah perjuangan di masa lalu, terdapat beberapa saksi bisu yang menjadi bukti beratnya perjuangan masyarakat Indonesia di zaman panjajahan dulu.

Salah satunya ada penjara bawah tanah era Belanda yang pernah dirasakan oleh beberapa Pahlawan Nasional Indonesia.

Seperti Untung Surapati, juga Cut Nyak Dhien

Penjara bawah tanah ini berlokasi di gedung yang kini dikenal dengan nama Museum Sejarah Jakarta.

Baca juga: Hari Pahlawan Makam Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah Ramai: Peziarah Pakai Ikat Kepala Merah Putih

Museum ini juga dikenal masyarakat dengan sebutan Museum Fatahillah karena berlokasi di Jalan Taman Fatahillah No.1 Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

Mengulik tentang sejarahnya, Museum Sejarah Jakarta awal mulanya diresmikan pada 30 Maret tahun 1974 oleh Gubernur Ali Sadikin.

Penampakan Penjara Bawah Tanah Era Belanda di Jakarta, Dulu Beberapa Pahlawan Nasional Pernah Dipenjara di Sini
Penampakan Penjara Bawah Tanah Era Belanda di Jakarta, Dulu Beberapa Pahlawan Nasional Pernah Dipenjara di Sini (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA)

Sebelum menjadi museum, gedung ini dahulu berfungsi sebagai Gedung Balai Kota di Batavia.

Demikian dijelaskan oleh Kordinator Pemandu Wisata Unit Pengelola Museum Kesejarahan Jakarta, Amat Kusaini Al Alexs.

"Jadi gedung ini, dulu dibangun tahun 1707 pada masa Gubernur Jenderal Joan Van Hoorn. Fungsi pada masa itu, bahwa gedung ini dahulu digunakan sebagai kantor balai kota dan juga kantor pengadilan," kata Alexs, Rabu (10/11/2021).

Selain memiliki fungsi sebagai Gedung Balai Kota, dahulu bangunan ini juga sekaligus sebagai gedung pengadilan.

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Anies: Penyelundup Oksigen & Penimbun Obat Pengkhianat Bangsa

Oleh sebab itu, Balai kota Batavia juga mempunyai ruang tahanan yang pada masa VOC dijadikan sebagai penjara bagi para tahanan Belanda

"Pahlawan-pahlawan Nasional kita, zaman dulu tepatnya pada zaman Belanda ada juga yang dipenjara di sini. Karena dulu gedung ini pusatnya pemerintahan Belanda. Di bawah gedung ini ada penjara bawah tanah," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved