Halangi Petugas saat Evakuasi WN Nigeria di Rudenim, 9 Deteni Sempat Provokasi & Rusak Pintu Sel

Sejumlah deteni atau penghuni Rudenim asal Nigeria sempat bentrok dengan petugas di Rudenim Jakarta pada Selasa (9/11/2021)

Net
Ilustrasi. Sejumlah deteni atau penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) asal Nigeria sempat bentrok dengan petugas di Rudenim Jakarta pada Selasa (9/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Sejumlah deteni atau penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) asal Nigeria sempat bentrok dengan petugas di Rudenim Jakarta pada Selasa (9/11/2021).

Mereka menghalangi dan memberikan perlawanan fisik saat petugas hendak memindahkan deteni bernama Kingsley Chukwuebuka (35) yang mengalami serangan jantung dan kelelahan di dalam sel.

Para deteni ini menghambat petugas untuk memberikan pertolongan kepada Kingsley.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Arya Pradhana Anggakara mengatakan sebanyak 9 orang deteni melakukan perusakan pintu sel serta memprovokasi deteni lainnya.

Baca juga: Menolak Dipindahkan, WN Nigeria yang Meninggal di Rudenim Jakarta Barat Diduga Serangan Jantung

Pascainsiden itu, mereka kemudian dipindahkan secara menyebar ke ruang deteni imigrasi di Kantor Imigrasi yang ada di Jakarta.

"Kami pindahkan mereka ke ruang Detensi Ditjen Imigrasi, yang selanjutnya disebar ke ruang detensi kantor Imigrasi Jakarta Barat, Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dan Kantor Imigrasi Jakarta Pusat," ujar Angga.

Kingsley Meninggal Diduga Serangan Jantung

Warga negara asing (WNA) asal Nigeria bernama Kingsley Chukwuebuka (35) meninggal dunia lantaran diduga serangan jantung dan kelelahan.

Kingsley meninggal di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta di Kalideres, Jakarta Barat pada Selasa (9/11/2021) silam.

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Arya Pradhana Anggakara mengatakan Kingsley dan beberapa deteni asal Nigeria sempat memberikan perlawanan fisik kepada petugas rudenim dan petugas dari Polsek Kalideres.

Baca juga: WN Nigeria Tewas di Rudenim Jakarta, Ada Darah di Mulut Korban

Mereka menolak dipindahkan ke blok sel lain ketika petugas hendak memisahkan Kingsley di dalam sel.

"Kegiatan pemindahan deteni ini sempat ricuh sehingga petugas menghentikan prosesnya dan kemudian melakukan persuasi kepada deteni. Setelah berhasil dilakukan pemindahan terhadap deteni, petugas menemukan deteni atas nama Kingsley Chukwuebuka sudah terlihat lemas dan tampak kelelahan, lalu dibawa ke rumah sakit terdekat," jelas Angga, pada Kamis (11/11/2021).

Kingsley lalu dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres yang berada di depan Rudenim Jakarta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved