Polisi Bongkar Pabrik Rumahan Ganja Dikendalikan Dari Lapas: Omzet Ratusan Juta Rupiah Per Bulan

Polresta Bandara Soekarno-Hatta bongkar pabrik rumahan narkotika jenis ganja sintetis di bilangan Banten dan Bogor.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Ega Alfreda/ Tribun Jakarta
Polresta Bandara Soekarno-Hatta bongkar pabrik rumahan narkotika jenis ganja sintetis di bilangan Banten dan Bogor, Rabu (11/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta bongkar pabrik rumahan narkotika jenis ganja sintetis di bilangan Banten dan Bogor.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Edwin Hataroang Hariandja, mengatakan, ganja sintetis tersebut dijual secara masif melalui media sosial Instagram.

"Kami juga mengungkap home industri ganja sintetis di daerah Bogor dan Banten," jelas Edwin di kantornya, Rabu (10/11/2021).

Dari terbongkarnya pabrik rumahan ganja sintetis tersebut, polisi mengamankan dua tersangka yakni FA dan seroan perempuan berinisial DA.

Dari tangan tersangka, Polresta Bandara berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja sintetis siap edar seberat dua kilogram.

"Ganja sebagai barang bukti ini dibeli melalui akun instagram RBS (Reborn Speed Indonesia)," ujar Edwin.

Setelah dilakukan pengembangan, lanjutnya, mengerucut kepada satu orang pria berinisial MSW alias P.

Baca juga: Modus Pengiriman Celana, Peredaran Narkotika Jaringan Malaysia Digagalkan Polisi di Bandara Soetta

"Tersangka P ini dibekuk di daerah Tanah Baru, Bogor, Jawa Barat dengan barang bukti ganja sintetis seberat 10,26 gram," kata dia.

Masih menurut Edwin, tidak hanya itu, polisi juga meringkus pria berinisial AHP alias A dilokasi yang sama dengan tersangka MSW alias P.

"Tersangka AHP ini adalah penyedia bahan baku dari home industri ini seperti bibit sintetis. Dari tangan tersangka AHP diamankan 25 gram bibit sintetis," tutur Edwin.

Ia menyatakan, dari pengakuan para tersangka, mereka dikendalikan oleh seseorang pria yang berada didalam Lapas Bogor berinisial IFS.

Baca juga: Sempat Menurun, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Kembali Bergairah Gara-gara Antigen

"Mereka ini memproduksi barang haram secara masal dengan cara home industri," imbuhnya.

Dikesempatan yang sama, Kasatnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Nasrandi, saat pihanya menciduk tersangka diwilayah Bogor diamankan beberapa barang bukti lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved