Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Tangsel Masih PPKM Level 2 Karena Vaksinasi Lansia, Benyamin: Banyak yang Komorbid

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 untuk kategori lansia lah yang menjadi penyebabnya.

TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Vaksinasi Covid-19 di Mapolsek Pamulang, Jalan Surya Kencana nomor 1, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel, Kamis (1/7/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi satu-satunya di Tangerang Raya yang masih menerapkan PPKM level 2, pada periode 2-15 November 2021.

Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sudah meerapkan PPKM level 1.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 untuk kategori lansia lah yang menjadi penyebabnya.

Vaksinasi lansia di Tangsel belum memenuhi indikator PPKM level 1 yakni 60 persen.

Benayamin berharap pada periode PPKM selanjutnya, wilayahnya bisa turun ke level 1.

"Saya harapkan gini, salah satu indikator level kita adalah vaksinasi lansia yang belum 60 persen."

"Itu salah satu syaratnya. Nah makanya saya lagi kejar, mudah-mudahan dalam PPKM berikutnya kita sudah bisa level 1," kata Benyamin.

Demi level 1, Benyamin mengaku tengah menggenjot vakasinasi lansia.

Baca juga: Sebulan Lebih Tidak ada Kematian Akibat Covid-19 di Tangsel, Ini Penyebabnya

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan jemput bola.

Petrugas medis akan datang langsung ke rumah-rumah untuk menyuntik vaksin Covid-19 kepada lansia, utamanya yang susah bergerak atau kesulitan mengakses Puskesmas terdekat.

Namun, di sisi lain, Benyamin mengatakan, kesulitan vaksinasi lansia adalah karena banyaknya pengidap komorbid.

"Kalau optimis saya harus optimis. Makanya kita lakukan sekarang jemput bola bagi lansia. Tapi satu hal yang tidak bisa kita hindari lansianya banyak yang komorbid, hipertensi, paru gitu ya seperti itu, darah tinggi," kata dia.

Sampai hari ini, Minggu (14/11/2021), vaksinasi lansia dosis 1 baru mencapai 51.604 orang atau 59 persen dari target sebanyak 87.489 orang

Sedangkan untuk dosis keduanya baru mencapai 40.481 orang atau 46,3 persen.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved