Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Aktif di Jakarta Menurun, Dinkes DKI: Positivity Rate Sepekan Terakhir 0,5 Persen

jumlah kasus aktif di Jakarta turun 17 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 694 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona - jumlah kasus aktif di Jakarta turun 17 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 694 (orang yang masih dirawat/ isolasi). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota kembali turun.

Berdasar data terbaru, yakni Minggu (14/11/2021), kasus aktif turun sebanyak 17 kasus.

jumlah kasus aktif di Jakarta turun 17 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 694 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

"Jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 862.789 kasus," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, Senin (15/11/2021).

Dwi memaparkan hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Usai, Gunakan Antiseptik Lotion Jangan Sampai Kendor

Sebab, semua dikonfirmasi ulang dengan tes PCR.

Sehingga dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 848.527.

Tingkat kesembuhan 98,3%, dan total 13.568 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia.
Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. (GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,5%."

"Persentase kasus positif secara total sebesar 12,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved