Breaking News:

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Beberkan Adanya Perusahaan Nakal Buang Limbah ke Kali Bancong

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Arief Rahman Hakim menyebutkan, terdapat sejumlah perusahaan nakal buang limbah sembarangan ke Kali Bancong

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Arief Rahmat Hakim ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi saat melakukan sidak di Kali Bancong, Bekasi Utara. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Arief Rahman Hakim, membeberkan adanya sejumlah perusahaan nakal yang buang limbah sembarangan ke Kali Bancong, Bekasi Utara.

Arief bahkan sempat melakukan sidak ke Kali Bancong yang berlokasi di wilayah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Sabtu (13/11/2021) lalu.

Dia mengatakan, Kali Bancong kerap berwarna hitam pekat dengan menimbulkan bau tidak sedap saat debit air meningkatkan akibat hujan deras.

"Jadi kondisinya ketika hujan besar kesempatan (bagi perusahaan) membuang limbah ke sini, kemarin itu waktu hujan besar debit airnya cukup tinggi airnya hitam dan mengeluarkan bau," kata Arief.

Dia menjelaskan, Kali Bancong membentang di pemukiman warga serta melintasi sejumlah perusahaan yang bediri di dekatnya.

Warga sekitar kerap mendapati Kali Bancong menghitam dan menimbulkan bau tidak sedap, kondisi tersebut diduga akibat praktik pembunuhan limbah sembarangan.

"Jadi ini penyakit yang luar biasa yang berdampak pada masyarakat dari pabrik-pabtik yang nakal membuang limbahnya di Kali Bancong," jelasnya.

Baca juga: Mobil Terperosok Imbas Longsor, Perbaikan Turap di Cibubur Tanggung Jawab Pengembang Perumahan

Arief mengaku, pihaknya akan terus memantau kondisi Kali Bancong. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi agar turun memantau.

"Kalau indikasi sekitar Kali Bancong ini ada banyak prusahaan, artinya kita belum lihat yang mana perusahaan yang membuang limbah ke kali ini, tetapi kita akan telusuri, mungkin kita akan undang dinas juga untuk sidak bersama," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga bakal memanggil pihak perusahaan yang ada di sekitar Kali Bancong agar duduk bersama perihal dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

"Jika memang terbukti, kita akan merekomendasi untuk di tinjau ulang amdalnya, karna tidak bisa dibiarkan terus menerus seperti ini," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved