Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

DKI Sumbang Kasus Aktif Tertinggi, Wagub Ariza: Tes PCR Turut Menyasar Masyarakat Sekolah

Pemprov DKI Jakarta meningkatkan tes PCR  bagi warga Jakarta dan menyasar bagi warga sekolah.

Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona - Pemprov DKI Jakarta meningkatkan tes PCR  bagi warga Jakarta dan menyasar bagi warga sekolah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta meningkatkan tes PCR  bagi warga Jakarta dan menyasar bagi warga sekolah.

Selain menindak lanjuti instruksi, peningkatan tes PCR ini dilakukan lantaran DKI menjadi penyumbang kasus aktif Covid-19 tertinggi.

Hal ini berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Di mana penambahan tertinggi ada di DKI Jakarta sebanyak 36 kasus.

Oleh sebab itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tes PCR turut menyasar kepada warga sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Baca juga: RTH di Jakarta Baru 9 %, Komisi D DPRD DKI Nilai Mustahil Capai 30 Persen

"Jadi sesuai instruksi pak Menteri untuk meningkatkan tes PCR, Dinkes sudah melaksanakannya di sekolah-sekolah. Sekalipun memang di DKI ada peningkatan di sekolah-sekolah dan bagi sekolah-sekolah yang ada penularan sudah kami ambil tindakan untuk ditutup sementara selama tiga hari," katanya, Selasa (16/11/2021).

Begitu ditemukan kasus, maka pengosongan sekolah akan dilakukan guna melakukan penyemprotan disinfektan.

"Jadi memang di sekolah sekolah ini penyebabnya banyak sekali, karena anak ini berangkat dari rumah, bisa di kendaraan umum, di tempat area publik lainnya, tidak mesti tertular di sekolah, kembali ke sekolah mampir ke rumah temen, ke sana, ke sini ada potensi penularan di situ, di tempat tempat pulang dan pergi," jelasnya.

Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia.
Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris memiliki mutasi pada bagian receptor-binding domain, yang digunakan virus untuk menginfeksi sel tubuh manusia. (GETTY IMAGES via BBC INDONESIA)

"Kami minta sekali lagi kepada orang agar memastikan anak anaknya yang pergi dan berangkat ke sekolah untuk terus memastikan kebersihannya, cuci tangan, masker dan jaga jarak. Untuk sekolah sekolah sudah kami minta, guru semua untuk memastikan protokol kesehatan di sekolah sekolah," jelasnya.

Sebagai informasi, berdasar data terbaru, yakni Senin (15/11/2021), Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 11.736 spesimen.

Baca juga: Bela Gubernur Anies, Wakil Ketua DPRD DKI ini Yakin Tak Ada Unsur Korupsi Penyelenggaraan Formula E

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.564 orang dites PCR guna mendiagnosis kasus baru dengan hasil 36 positif dan 9.528 negatif.

Selain itu, dilakukan juga tes Antigen sebanyak 35.838 orang dites, dengan hasil 8 positif dan 35.830 negatif.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved