Breaking News:

Korban Tenggelam di Pantai Sawarna Dikenal Seorang Penghafal Al-Quran: Keluarga Yakin Ada Keajaiban

Haji Masturi (53), tampak berusaha tegar saat dijumpai di kediamannya, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada, Senin (16/11).

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Haji Masturi, ayahanda wisatawan asal Kota Bekasi bernama Dzikri yang tenggelam di Pantai Ciatir Sawarna Banten saat dijumpai di kediamannya, Pondok Gede, Bekasi, Senin (15/11/2021).  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Haji Masturi (53), tampak berusaha tegar saat dijumpai di kediamannya, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada, Senin (16/11/2021) kemarin.

Suaranya terdengar sendu saat ditanya kabar anaknya Dzikri Ahmad Musyaffa (21), korban tenggelam di Pantai Ciatir Sawarna Banten pada, Minggu (7/11/2021) lalu.

Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian selama kurang lebih tujuh hari, tepat pada Minggu (14/11/2021) kemarin, operasi pencarian Dzikri dihentikan tanpa membuahkan hasil.

Ayah dengan lima anak ini bertutur dengan nada bicara pelan, suara sendunya seolah memberikan isyarat ketegaran.

"Sampai dengan hari ketujuh tidak membuahkan hasil, akhirnya kita pamit, saya ucapkan terima kasih pada seluruhnya, ya saya pulang ke sini (Bekasi)," kata Masturi.

Baca juga: Usai Tim SAR Hentikan Pencarian, Orangtua Korban Tenggelam di Pantai Ciantir Berharap ke Nelayan

Selama tujuh hari pencarian, tanda-tanda keberadaan Dzikri benar-benar tidak diketahui padahal radius pencariannya sudah cukup jauh.

"Karena belum ada tanda-tandanya, apa misal celananya, atau kaosnya, ini kan enggak, jadi belum ada tanda-tanda," ucapnya.

Masturi orangtua korban tenggelam di Pantai Ciatir Sawarna Banten bernama Dzikri Ahmad Musyaffa (21) saat dijumpai di kediamannya, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Masturi orangtua korban tenggelam di Pantai Ciatir Sawarna Banten bernama Dzikri Ahmad Musyaffa (21) saat dijumpai di kediamannya, Pondok Gede, Kota Bekasi. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Dikutip TribunBanten.com, upaya pencarian dan penyelamatan wisatawan asal Bekasi, Dzikri (21), yang terseret ombak di Pantai Ciantir Sawarna, berakhir.

Tim SAR Gabungan menghentikan proses itu setelah melakukan pencarian dan penyelamatan selama tujuh hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved