Breaking News:

Korban Tenggelam di Pantai Sawarna Dikenal Seorang Penghafal Al-Quran: Keluarga Yakin Ada Keajaiban

Haji Masturi (53), tampak berusaha tegar saat dijumpai di kediamannya, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada, Senin (16/11).

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Haji Masturi, ayahanda wisatawan asal Kota Bekasi bernama Dzikri yang tenggelam di Pantai Ciatir Sawarna Banten saat dijumpai di kediamannya, Pondok Gede, Bekasi, Senin (15/11/2021).  

"Dan dia Hafidz (penghafal) Al-Quran, 30 juz, jadi dia keseharian dia di sini (yayasan milik orangtuanya) ngajar SD sama TPA (Taman Pendidikan Al-quran)," kata Masturi.

Dia menambahkan, kepribadian Dzikri selama ini dikenal sebagai sosok yang ramah.

Baca juga: Wisatawan Bekasi Tenggelam di Pantai Ciantir Penghafal Alquran, Pimpin Salat Subuh sebelum Kejadian

Dia juga kerap dipercaya memimpin salat berjemaah sebagai imam.

Bahkan sebelum kejadian terseret ombak, Dzikri sempat memimpin salat subuh berjamaah di masjid sekitar area pantai.

"Dia sewa penginapan tetapi enggak ditidurin, langsung dia ke masjid, istirahat di masjid, subuh masih berjamaah bahkan jadi imam di situ masjid pinggir pantai," jelasnya.

Tujuan Dzikri ke Pantai Ciatir Sawarna diketahui untuk berlibur.

Dia berangkat dari Bekasi bersama tiga orang rekannya menggunakan mobil pada Sabtu (6/11/2021) lalu.

Ilustrasi tenggelam
Ilustrasi tenggelam (Kompas.com)

Usai menunaikan salat subuh, Dzikri dan kawan-kawan hendak melihat matahari terbit di Pantai Ciatir Sawarna dan mengabadikan dengan foto.

"Dari situ dia ke kamar menyimpan tasnya langsung ke pantai, foto-foto, jadi, ombak itu dia menghadap sini temannya ke sana, begitu ombak datang dia ombak yang dibawa ke arah tengah begitu," jelas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved