Breaking News:

Cerita Kriminal

Niat Bantu Tagih Utang Teman, Pria di Depok Dihantam Besi Hingga Koma Sepekan 

Di kediaman pelaku FS, ternyata sudah ada pelaku lainnya berinisial AR yang telah siap dengan besi panjang.

Kompas.com
Ilustrasi Pengeroyokan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Seorang pria berinisial FAS asal Kota Depok tak sadarkan diri selama sepekan usai dianiaya menggunakan besi tumpul.

Kapolsek Sawangan, AKP Meltha Mubarak, mengatakan penganiayaan ini bermula ketika korban menemani rekannya, MH, untuk menagih hutang ke kediaman pelaku FS.

Di kediaman pelaku FS, ternyata sudah ada pelaku lainnya berinisial AR yang telah siap dengan besi panjang.

Cekcok pun terjadi antara korban dengan kedua pelaku, hingga akhirnya pelaku membabi buta menganiaya korban FS hingga tak sadarkan diri.

Baca juga: Sudah Lunasi Utang Rp 3 Juta, Korban Pinjaman Online di Jakbar Tetap Ditagih hingga Dapat Ancaman

Baca juga: Viral Surat dari Pencuri Untuk Korbannya, Minta Maaf Terpaksa Mencuri Karena Terlilit Utang Pinjol

"Motif adalah hutang piutang. Pada saat korban mendatangi pelaku, kemudian terjadi cekcok dan terlapor melakukan pemukulan terhadap korban hingga korban terjatuh tak sadarkan diri," ujar Meltha saat memimpin ungkap kasus di Mapolsek Sawangan, Depok, Selasa (16/11/2021).

Persoalan utang-piutang antara teman korban dan pelaku berlangsung sejak Juni 2021 silam, dengan nominal sebesar Rp 5 juta.

"Utangnya Rp 5 juta, kurang lebih sudah lima bulan lamanya," jelas Meltha.

Baca juga: Gegara Pakai Narkoba, Pelaku Begal Karyawati Basarnas di Kemayoran Tak Tahu Korbannya Tewas

Terakhir, Meltha mengatakan kedua pelaku telah diamankan dan terancam dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan.

"Kedua pelaku kini sudah diamankan. Pasal yang kami gunakan 170 KUHP, ancaman penjara diatas lima tahun ya," pungkasnya.

 

 
 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved