Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemerintah Pusat Tetapkan Tangsel PPKM Level 2, Benyamin Siapkan Penerapan Level 1

Pemerintah pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 60 tahun 2021, menetapkan Tangsel belum turun ke level 1.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di rumah dinasnya, kawasan Serpong, Tangsel, Selasa (6/7/2021).   

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Tangerang Selatan kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Pemerintah pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 60 tahun 2021, menetapkan Tangsel belum turun ke level 1.

Kebijakan pembatasan interaksi masyarakat ini diperpanjang pada 16-29 Novembver 2021.

"Di Inmendagri kita masih level 2 sehingga pengaturan-pengaturannya masih sama dengan PPKM sebelumnya," kata Benyamin, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (16/11/2021).

Benyamin sangat yakin bahwa vaksinasi lansia yang belum menyentuh angka 60 persen dari target yang menjadi penyebabnya.

Saat peninjauan pemerintah pusat  sehari sebelum periode PPKM sebelumnya, prosentase vaksinasi lansia baru 59 persen.

Namun, kata Benyamin, hari ini angkanya sudah 60 persen.

Hal itu membuatnya yakin, periode PPKM selanjutnya, Tangsel akan menerapkan level 1.

Baca juga: Benyamin Bertemu Petani: Tangsel Jadi Kota Anggur, Bertemu Barista: Tangsel Jadi Kota Kopi

"Vaksinasi lansia kita per kemarin input datanya sudah 59 persen. Tapi hari ini sudah 60 persen. Jadi mungkin saya optimis ppkm berikutnya kita bisa turun level," kata Benyamin.

Karenanya, Benyamin justru lebih banyak berbicara tentang persiapan Tangsel PPKM Level 1.

Benyamin menginginkan jumlah siswa yang bisa ikut pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah jumlahnya diperbanyak.

"kita persiapkan misalnya PTM nya bertambah luas, dari sekarang misalnya kapasitas sekolah yang siap sudah melaksanakan PTM 50 persen nanti mungkin menjadi 60 atau 75 persen," kata dia.

Baca juga: Rumah Ini Akan Saya Bakar Ucapan ODGJ di Koja Jadi Kenyataan, 25 Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah

Selain itu, Benyamin juga ingin kotanya bisa menyelenggarakan konser musik skala besar.

"Kemudian juga mungkin pertunjukan konser yang mungkin bisa konser besar gitu ya, sekarang belum. Sekarang masih dalam ukuran yang kemarin ya, konser di ruang tertutup kan 50 persen dari kapasitas ruangannya," paparnya

Mungkin begitu. Kita memang mempersiapkan diri aja untuk ppkm level 1,"pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved