Breaking News:

Wali Kota Bekasi Menduga Faktor Ini Penyebab Wilayahnya Masih PPKM Level 2

Diketahui, pemerintah menetapkan beberapa indikator untuk penetapan level PPKM suatu wilayah pada masa pandemi Covid-19.

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Wanita lansia bernama Muniroh mendatangi gerai Vaksinasi Merdeka di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Senin (16/8/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kota Bekasi masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 saat beberapa wilayah di Jabodetabek masuk Level 1 pada perpanjangan PPKM Jawa Bali 16 sampai 29 November 2021.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menduga hal ini disebabkan ada indikator penetapan PPKM Level 1 yang belum dipenuhi di wilayahnya, yakni capaian vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lanjut usia atau lansia.

"Hanya persoalannya kalau kita lihat dari indikator yang sekarang ini kenapa kami enggak naik-naik ke Level 1 (PPKM), besar kemungkinan ada pada vaksinasi lansia," kata Rahmat.

Diketahui, pemerintah menetapkan beberapa indikator untuk penetapan level PPKM suatu wilayah pada masa pandemi Covid-19.

Di antaranya jumlah kasus Covid-19, tingkat kesembuhan, angka kematian, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit hingga capaian vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Wali Kota Klaim Herd Immunity Telah Terbentuk di Kota Bekasi

Wali kota yang karib disapa Pepen itu menyebutkan, data evaluasi Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan capaian vaksinasi Covid-19 kelompok lansia di wilayahnya baru mencapai 47 persen dari target yang ditetapkan 156.149 jiwa.

Kedepan, pihaknya bakal meningkatkan vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lansia dengan metode jemput bola sesuai nama dan alamat.

Baca juga: Tangsel Masih PPKM Level 2 Karena Vaksinasi Lansia, Benyamin: Banyak yang Komorbid

"Makanya kita mau melakukan pendataan by name by address di setiap RT/RW dalam kategori lansia yang harus maksimal ada di wilayah mana saja," kata Rahmat.

"Sekarang kita fokus untuk menyelesaikan keberhasilan bagaimana vaksinasi lansia itu kita lakukan," tegasnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved