Breaking News:

Penangkapan Tak Sesuai Aturan, Kuasa Hukum Terduga Teroris Ustaz Farid Okbah CS Ajukan Praperadilan

Ismar Syafruddin selaku anggota tim kuasa hukum terduga teroris Farid Okbah cs mengatakan, pihaknya bakal segera mengajukan praperadilan.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Yusuf Bachtiar/ Tribun Jakarta
Ismar Ismar Syafruddin selaku kuasa hukum dari ketiga tersangka terduga teroris Farid Okbah cs di Yayasan Al-Islam, Jalan Kampung Sawang, Pondok Melati, Selasa (16/11/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK MELATI - Ismar Syafruddin selaku anggota tim kuasa hukum terduga teroris Farid Okbah cs mengatakan, pihaknya bakal segera mengajukan praperadilan terkait penangkapan kliennya oleh Densus 88.

Ismar mengatakan, kabar penangkapan ketiga ustaz yakni, Farid Okbah, Ustaz Ahmad Zain An-najah serta Ustaz Anung Al-Hamat langsung direspon sejumlah jemaah.

"Malam ini saja tadi kurang lebih 200 orang mendaftarkan diri untuk menjadi relawan beliau untuk jadi advokat, jadi mungkin besok akan kita putuskan apakah secepat mungkin akan melakukan praperadilan," kata Ismar di Yayasan Al-Islam Bekasi, Selasa (17/11/2021).

Secara pribadi, prapengadilan merupakan satu-satu langkah hukum yang dapat dilakukan untuk membela ketiga ustaz yang dituduh terlibat jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

"Kalau saya secara pribadi sangat mengandalkan prapengadilan, satu-satunya jalur hukum yang bisa kita lakukan saat ini," jelas dia.

Baca juga: Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Bekasi: Buku Disita, Kuasa Hukum Sebut Tak Sesuai Prosedur

Alasan mendasar untuk melakukan praperadilan yakni, prosedur penangkapan yang dianggap tidak sesuai aturan.

Terlebih, hingga saat ini pihak kuasa hukum maupun keluarga tidak dapat mendampingi ketiga terduga teroris dan tidak mengetahui mereka ditahan di mana.

Rumah Ustaz Anung Al-Hamat di Kota Bekasi.
Rumah Ustaz Anung Al-Hamat di Kota Bekasi. (Yusuf Bachtiar/ Tribun Jakarta)

"Kenapa kita tidak bisa mendampingi beliau, kita minta nanti hakim itu menegur, karena kita tidak dikasih jalan sama sekali, sudah mencoba komunikasi dan tidak ada jawaban sama sekali," tegasnya.

Densus 88 Sita Barang Bukti Berupa Buku-buku 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved