Breaking News:

Kunjungi Wisma Kedubes RI di Belgia, PP Pordasi Fokus Bahas Perjuangan Indonesia di Olimpiade

PP Pordasi menyempatkan waktu untuk hadir dan berkunjung ke Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Belgia, pada 16 November 2021.

Editor: Wahyu Septiana
Dok PP Pordasi
Kunjungan PP Pordasi ke Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Belgia, dipimpin oleh Triwatty Marciano, dan diterima langsung oleh Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Belgia, Dr. Andri Hadi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) menyempatkan waktu untuk hadir dan berkunjung ke Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Belgia, pada 16 November 2021.

Kunjungan PP Pordasi dipimpin oleh Triwatty Marciano, dan diterima langsung oleh Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Belgia, Dr. Andri Hadi.

Kunjungan PP Pordasi ke Kedubes RI di Belgia dilangsungkan sekaligus membicarakan agenda perjuangan Indonesia untuk masuk dalam kualifikasi Olimpiade.

Dalam kunjungan di Wisma Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia untuk Belgia itu, Triwatty Marciano didampingi Sekretaris Jenderal, Adinda Yuanita, serta sekretaris Komisi Equestrian, Shalma Kurnia.

Perkembangan olahraga berkuda Equestrian, khususnya di Tanah Air menjadi topik pembahasan pada pertemuan tersebut.

Berkuda Equestrian sendiri adalah salah satu disiplin di bawah naungan PP Pordasi selain Pacuan, Polo, Horseback Archery dan peternakan.

Baca juga: Jelang Asian Games 2022, AEF Gelar Rapat Bahas EDFZ: Indonesia Bisa Langsung Kirim Kuda ke Cina?

Selain itu, Equestrian sendiri merupakan olahraga yang dipertandingkan pada Olimpiade.

Diskusi membahas olahraga berkuda Equestrian antara jajaran pengurus PP Pordasi dengan Dubes Andri Hadi yang didampingi istri Ferial Hadi, DCM / Wakil Duta Besar Sulaiman, Atase Perindustrian Mogadishu, serta Kepala Fungsi Protokol dan Konsuler Catur Hadianto.

Rapat bersama seluruh anggota Asian Equestrian Federation (AEF) yang membahas penyelenggara Hangzhou, China tentang perkembangan Asian Games, sarana Asian Games dan juga khususnya membicarakan tentang EDFZ (Equestrian Disease Free Zone) dan ketentuan karantina untuk kuda-kuda yang akan bertanding di Asian Games 2022.
Rapat bersama seluruh anggota Asian Equestrian Federation (AEF) yang membahas penyelenggara Hangzhou, China tentang perkembangan Asian Games, sarana Asian Games dan juga khususnya membicarakan tentang EDFZ (Equestrian Disease Free Zone) dan ketentuan karantina untuk kuda-kuda yang akan bertanding di Asian Games 2022. (Dok PP Pordasi)

Acara diskusi tersebut berlangsung hangat dan akrab.

Adanya kunjungan ke Kedubes Indonesia di Belgia karena adanya agenda Federasi Equestrian Internasional (FEI) General Assembly 2021 di Antwerpen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved