Breaking News:

Belajar Tatap Muka

Penularan Covid-19 Klaster Sekolah Meningkat, PTM Terbatas di Depok Mulai Dihentikan

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan, PTMT di luar Kecamatan Pancoran Mas dihentikan bagi siswa yang belum menjalani vaksinasi.

Dwi Putra Kesuma/ Tribun Jakarta
Danis, Murid Kelas 1 SDN Beji 6 mengaku senang bisa mengikuti simulasi PTM pada Selasa (28/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, dihentikan sementara waktu hingga 29 November 2021 mendatang, imbas dari meningkatnya angka Covid-19 pada klaster sekolah.

Hal serupa pun dilakukan di kecamatan lainnya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan, PTMT di luar Kecamatan Pancoran Mas dihentikan bagi siswa yang belum menjalani vaksinasi.

“Untuk di wilayah-wilayah lain, kami instruksikan PTM Terbatas ini dihentikan untuk siswa yang belum divaksin, Artinya secara praktis di sekolah dasar dan sederajat yang memang belum ada vaksinasi dari pemerintah, mereka belajar dari rumah,” kata Idris dalam keterangan resminya pada wartawan, Jumat (19/11/2021).

“Untuk SMP dan SMA di kecamatan-kecamatan selain Pancoran Mas, mereka yang belum divaksin dalam surat edaran kami untuk belajar dari rumah. Selainnya masih bisa PTM Terbatas dengan lakukan prokes sesuai arahan dari Inmen dalam PPKM,” tegasnya lagi.

Lebih lanjut, Idris mengatakan pihak berharap dalam waktu dekat pemerintah mengeluarkan keputusan diberlakukannya vaksinasi untuk anak sekolah dasar dibawah usia 12 tahun.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat pemerintah keluarkan keputusannya untuk diberlakukan vaksinasi untuk anak SD yang usianya 12 tahun ke bawah,” kata dia.

Baca juga: PPKM Level 1 di Jakarta, 899 Sekolah di Jaksel Sudah Gelar PTM Terbatas

Terakhir, Idris berujar semoga seluruh siswa di Kota Depok selalu dilindungi Allah SWT.

“Mudah-mudahan tetap kita memohon perlindungan Allah SWT, Tuhan YME terhadap anak-anak kita yang memang kita harapkan menjadi para pemimpin bangsa dan negara yang kita cintai,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved