Breaking News:

Verawati Fajrin Meninggal

Kenang Verawaty Fajrin, Roy Suryo: Saya Dititipkan Pesan Bangkitkan Lagi Bulutangkis Indonesia

Roy Suryo ketika masih menjabat sebagai Menpora, pernah mengundang Verawaty dalam acara bertajuk "Tour The Legend".

Dok. setkab.go.id
Legenda bulutangkis Indonesia, Verawaty Wiharjo saat membawa obor Asian Games 2018 bersama Presiden Joko Widodo. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Mantan Menpora Roy Suryo ikut menghadiri acara pemakaman legenda bulutangkis Indonesia Verawaty Fajrin di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/11/2021).

Meski tak mengenal secara langsung, Roy Suryo mengakui kehebatan Verawaty di kancah bulutangkis dunia.

"Meskipun tidak ada kontak khusus ya, tapi saya sangat merasa beliau sangat layak untuk menjadi legenda bulutangkis Indonesia," kata Roy Suryo di lokasi.

Pakar telematika itu juga berharap perjuangan Verawaty menjadi inspirasi bagi atlet-atlet di Tanah Air.

"Semoga perjuangan almarhumah bisa dimaknai oleh seluruh atlet Indonesia, terutama bulutangkis yang sekarang Insya Allah bangkit kembali," ujar dia.

Baca juga: Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Wafat, Ternyata juga Berjasa di Lingkungan

Baca juga: Sang Anak Ungkap Verawaty Fajrin Sempat Membaik hingga Hilang Kesadaran

Mantan Menpora Roy Suryo saat menghadiri pemakaman Verawaty Fajrin di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/11/2021).
Mantan Menpora Roy Suryo saat menghadiri pemakaman Verawaty Fajrin di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/11/2021). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Roy Suryo ketika masih menjabat sebagai Menpora, pernah mengundang Verawaty dalam acara bertajuk "Tour The Legend". Di sana, Roy mengaku dititipkan pesan oleh Verawaty Fajrin.

"Waktu itu saya punya acara Tour The Legend ya. Itu beberapa mantan atlet, termasuk mantan petinju saya sowani waktu itu. Dan juga beliau menitipkan pesan waktu itu, moga-moga adalah bangkitkan lagi bulutangkis," ungkap Roy.

Baca juga: Andi Mallarangeng Kenang Kebersamaan Dengan Verawaty Fajrin: Dia Lebih Banyak Main Tenis Sekarang

Verawaty Fajrin meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Dharmais, Jakarta, Minggu (21/11/2021) pukul 06.58 WIB.

Ia wafat dalam usia 64 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru.

Hingga akhir hayat, Vera meninggalkan suami, Fadjriansyah Bidoein, seorang anak Fidyandini dan dua cucu.

Mantan Menpora Roy Suryo dan sejumlah pelayat mengiringi pemakaman jenazah legenda bulutangkis Indonesia Verawaty Fajrin di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/11/2021).
Mantan Menpora Roy Suryo dan sejumlah pelayat mengiringi pemakaman jenazah legenda bulutangkis Indonesia Verawaty Fajrin di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (21/11/2021). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Legenda bulutangkis Indonesia kelahiran Jakarta, 1 Oktober 1957 itu sukses memnangkan Kejuaraan Dunia 1980 di Jakarta. Dia menjadi kampiun usai di final mengalahkan rekannya, Ivana Lie,11-1, 11-3. 

Baca juga: Markis Kido Wafat, Hendra Setiawan Tak Bisa Lupakan Kebersamaan Selama 14 Tahun dengan Sang Legenda

Setahun sebelumnya, bersama Imelda Wigoena, Vera juga merebut juara All England 1979 setelah mengalahkan Atsuko Tokuda/Mikiko Takada (Jepang), 15-3, 10-15, 15-5.

Mereka pun menjadi pasangan ganda putri kedua Indonesia yang sukses di All England setelah Minarni/Retno Kustiyah yang melakukannya pada 1968. Bersama Imelda pula, Vera merebut emas SEA Games Manila 1981.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved