Breaking News:

Cerita Kriminal

Anggota TNI di Depok Tewas Ditikam saat Melerai Keributan Pemuda, Pelaku Segera Disidang

Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Andi Rio Rahmat, mengatakan pihaknya menunjuk tiga Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menangani perkara ini.

kolase TribunJakarta.com/Tribunnews.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan temuan jasad anggota TNI yang diduga menjadi korban pembunuhan di semak-semak di kawasan Jalan Patoembak, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/9/2021). Belakangan diketahui korban adalah Sertu Yorhan Lopo. 

Adu mulut terjadi antara keduanya dalam pertemuan tersebut, hingga tiba-tiba pelaku IV mengeluarkan sebilah pisau lipat yang ia telah siapkan, dan menghunuskannya ke bagian paha sebelah kanan A.

A pun menjerit kesakitan dan berusaha melarikan diri.

Sertu YO yang rumahnya di sekitar lokasi kejadian pun datang setelah mendengar suara keributan antar-pemuda tersebut.

Anggota Satuan Resimen Zeni Konstruksi Pusat Zeni TNI Angkatan Darat ( Menzikon Pusziad) itu berupaya melerai keributan antar-pemuda tersebut.

Nahas, belum sempat melerai, pelaku IV malah menyerang Sertu YO dengan menghubuskan pisau lipatn ke dada kiri korban.

Baca juga: Jangan Diputus Video Call Terakhir Anggota TNI ke Sang Kekasih Sebelum Gugur Ditembak KKB Papua

“Tiba-tiba korban datang untuk melerai. Niatnya baik untuk melerai, tetapi secara spontanitas tersangka langsung menusuk pisau tepat di dada sebelah kiri korban sehingga korban meninggal dunia,” ujar Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar.

Imran mengatakan, korban sempat lari menyelamatkan diri setelah ditusuk oleh pelaku IV.

Sementara, pelaku IV langsung melarikan diri dari lokasi kejadian bersama sejumlah rekan-rekannya.

“Dari lokasi (penusukan) korban berlari menyelamatkan diri kurang lebih 50 meter,” tutur Imran didampingi Dandim 0508/Depok, Kolonel (Inf) Agus Isrok Mikroj.

Baca juga: Tukang Parkir Juga Kena Sabetan Sajam, Korban Bentrok Ormas PP dan FBR di Ciledug Bertambah

Dan pada sekitar Kamis, pukul 05.30 WIB, warga geger atas adanya temuan mayat korban.

Polres Metro Depok dibantu Polda Metro Jaya menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap Sertu Yorhan Lopo.

Setelah ditemukan bukti, polisi meringkus IV di tempat persembunyiaannya.

Atas kejadian ini, tersangka Ivan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana kurungan 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved