Kenaikan UMP DKI Tak Sesuai Harapan Buruh, Wagub Ariza Beri Penjelasan: Kami Ikuti UU Cipta Kerja

Wakil Ahmad Riza Patria buka suara soal kenaikan UMP DKI 2022 yang tak sesuai harapan buruh. Kenaikan UMP sesuai dengan regulasi dalam UU Cipta Kerja.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota - Wakil Ahmad Riza Patria buka suara soal kenaikan UMP DKI 2022 yang tak sesuai harapan buruh. Kenaikan UMP sesuai dengan regulasi dalam UU Cipta Kerja. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal kenaikan UMP DKI tahun 2022 yang tak sesuai harapan buruh.

Ia menyebut, kenaikan UMP tersebut sesuai dengan regulasi dalam UU Cipta Kerja.

"Sesuai dengan adanya regulasi UU Cipta Kerja, jadi kami menyesuaikan dengan regulasi yang ada," ucapnya, Senin (22/11/2021).

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya didesak buruh untuk menaikan UMP 2022 sebesar 10 persen.

Tuntutan ini disampaikan dalam aksi demo yang digelar beberapa waktu lalu di depan Balai Kota Jakarta.

Baca juga: Anies Didesak Klarifikasi Soal Cyber Army, PWNU: Kesannya Gubernur Bayar MUI DKI

Namun, tuntutan tersebut rupanya tak dikabulkan Anies dan Pemprov DKI hanya menaikan UMP 2022 sebesar 0,85 persen atau menjadi Rp. 4.453.935,536.

Angka ini sesuai dengan rekomendasi kenaikan UMP yang diberikan pemerintah pusat.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (5/11/2021)
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (5/11/2021) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Ariza beralasan, pandemi Covid-19 menyebabkan banyak usaha tak bisa berkembang dengan baik.

Untuk itu peningkatan UMP yang terlalu signifikan dikhawatirkan memberatkan para pengusaha.

"Jadi itulah hasil yang ada sementara ini.

Mudah-mudahan ke depan nanti kita bisa tingkatkan bagi kita memperbaiki lagi sesuai dengan harapan kita semua," ujarnya.

Politisi senior Gerindra ini pun berharap, kondisi perekonomian di DKI bisa terus membaik seiring pandemi Covid-19 yang terus melandai.

"Kami ingin dan senang sekali apabila UMP itu semakin baik, semakin tinggi sesuai dengan harapan para buruh," tuturnya.

Baca juga: Kenaikan UMR Tahun 2022 DKI Jakarta Kalah Dibandingkan DI Yogyakarta, SImak UMP 2022 di Pulau Jawa

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved