Breaking News:

Usulan Kenaikan UMK 2022 di Kota Bekasi 0,71 Persen, Gaji Buruh Tahun Depan Naik Rp33.000

Pemerintah Kota Bekasi telah sepakat mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 sebesar 0,71 persen atau naik Rp33.000.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Kompas.com/Nurwahidah
Ilustrasi - Pemerintah Kota Bekasi telah sepakat mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 sebesar 0,71 persen atau naik Rp33.000. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi telah sepakat mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 sebesar 0,71 persen atau naik Rp33.000.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi Ika Indahyarti, usulan telah disepakati melalui forum Dewan Pengupahan Kota (Depeko).

"Dari hasil kesepakatan, kita kenaikan ada di 0,71% atau sebesar 33.000 rupiah," kata Ika, Senin (22/11/2021).

Ika menjelaskan, kenaikan tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan.

"Kenaikan ini sesuai dengan PP 36 tahun 2021, di dalam PP itu sendiri ada rumusan dan ada perhitungan ada batas atas dan batas bawah," jelas Ika.

Baca juga: Pemkot Bekasi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat Terkait Kebijakan PPKM Level 3 Libur Nataru

Dalam rapat Dewan Pengurus Kota Bekasi, serikat buruh menginginkan kenaikan cukup tinggi di angka lima sampai 10 persen.

"Kalau serikat menginginkan adanya kenaikan lima sampai 10 persen, tapi kan kita memakai rumusan PP 36 tahun 2021 bisa dilihat. Itu sudah sesuai dan kita mengikuti rumusan itu sendiri," ucapnya.

Ilustrasi Uang. Simak cara mengecek penerima BLT UMKM Rp 1,2 juta melalui online via Bank BRI dan Bank BNI.
Ilustrasi Uang. Simak cara mengecek penerima BLT UMKM Rp 1,2 juta melalui online via Bank BRI dan Bank BNI. (hai.grid.id)

Dari kenaikan itu, upah buruh di Kota Bekasi naik dari RpRp4.782.935,64 menjadi sekitar Rp4.815.935 per bulan.

"Kenaikannya dari 4,7 juta menjadi 4,8 juta sekian, saya pikir lebih enak menyampaikan seperti itu. Itu lebih rasanya menenangkan semaunya, karena kalau melihat dari persentasenya itu sendiri kecil," tegas dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved