Breaking News:

Gugatan Kades Kalah di Pengadilan Berujung Rumah, Motor Hingga Mobil Dibakar

Kekalahan kepala desa dalam gugatan sengketa lahan di PN Pasarwajo diduga menjadi penyebab kerusuhan di Desa Lasalimu Pantai, Sultra

ISTIMEWA
Kebakaran menghanguskan permukiman padat penduduk di dekat Stasiun Duri, Tambora, Jakarta Barat. Kekalahan kepala desa dalam gugatan sengketa lahan di Pengadilan Negeri Pasarwajo diduga menjadi penyebab kerusuhan di Desa Lasalimu Pantai, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kekalahan kepala desa dalam gugatan sengketa lahan di Pengadilan Negeri Pasarwajo diduga menjadi penyebab kerusuhan di Desa Lasalimu Pantai, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kerusuhan itu terjadi di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, pada Senin (22/11/2021) sekira pukul 19.30 WITA.

Sebanyak dua rumah serta enam sepeda motor dan mobil dibakar dalam kerusuhan tersebut.

Kepolisian mengerahkan 80 personel untuk mengamankan kerusuhan di Desa Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Provinsi Sultra.

Sebanyak 80 personil bersama Kapolres Buton AKBP Gunarko, tiba dilokasi kejadian setelah beberapa waktu kerusuhan terjadi.

Baca juga: Buntut Kerusuhan di Gedung Capitol, Akun FB dan Instagram Donald Trump Dikunci 24 Jam

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalis TribunnewsSultra.com, peristiwa terjadi setelah pembacaan putusan sengeketa tanah di PN Pasarwajo.

Sengketa tanah tersebut bernomor: Perkara 14/Pdt.G/2021/PN Psw, antara warga Wa Ode Amalah dkk sebagai penggugat melawan Kades Lasalimu Hanudin dkk sebagai tergugat.

Sebanyak 80 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan situasi kerusuhan di Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sebanyak 80 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan situasi kerusuhan di Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). (Istimewa via TribunnewsSultra.com)

Kekalahan kepala desa tersebut diduga menjadi memicu kemarahan massa sehingga melakukan tindakan anarkis.

Massa membuat kerusuhan dengan merusak dan membakar dua rumah warga, enam kendaraan yang terdiri dari sepeda motor dan mobil.

Baca juga: WNA Nigeria Meninggal di Rumah Detensi Imigrasi Jakarta Barat, Kades: Ada Rame-Rame di Dalam

Terkait persitiwa kerusuhan, AKBP Gunarko mengatakan, situasi terkendali dan masyarakat sudah menarik diri dari lokasi kerusuhan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun sultra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved