Breaking News:

Hanya Jiplak Angka Pemerintah Pusat, Buruh Bekasi Minta Dewan Pengupahan Dibubarkan

Indrayana mengatakan, Depeko sejatinya dibentuk sebagai wadah antara pemerintah, pekerja dan pengusaha dalam merumuskan nilai kenaikan UMK

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi buruh - Sejumlah buruh mengenakan masker saat pulang kerja di salah satu pabrik di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/4/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Buruh di Kota Bekasi menilai keberadaan Dewan Pengupahan Kota/Kabupaten (Depeko) tidak berguna lagi dalam perumusan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Sebab, Depeko Bekasi tersebut hanya menjiplak angka komponen gaji tenaga kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan, sebagaimana Peraturan Pemerintah PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Sementara, usulan kenaikan UMK dari kelompok buruh ke Depeko tidak diakomodir.

"Itu kan perhitungan sesuai PP Nomor 36 2021, angka-angka yang keluar dari BPS pusat nasional, tinggal naro-naro saja," ujar M Indrayana selaku anggota Depeko Kota Bekasi dari unsur buruh, Selasa (23/11/2021).

"Jadi, kami anggap sebanrnya Dewan Pengupahan secara keseluruhan di Indonesia sudah enggak punya tugas, mending dibubarin saja," sambungnya. 

Baca juga: UMK 2022 Bekasi Diusulkan Naik Rp33 Ribu, Buruh Bakal Geruduk Kantor Wali Kota: Kami Tutup Pintu

Indrayana mengatakan, Depeko sejatinya dibentuk sebagai wadah antara pemerintah, pekerja dan pengusaha dalam merumuskan nilai kenaikan UMK secara bersama-sama.

Namun, hal itu saat ini tidak terjadi.

Anggota Depeko Bekasi terdiri dari tujuh orang unsur pekerja, tujuh orang unsur pengusaha, 18 orang unsur pemerintah dan satu orang unsur akademisi.

Baca juga: Kenaikan UMP DKI Tak Sesuai Harapan Buruh, Wagub Ariza Beri Penjelasan: Kami Ikuti UU Cipta Kerja

Mereka setiap tahunnya menggelar rapat pembahasan untuk kenaikan upah dengan dinamika diskusi hingga berujung voting anggota untuk menentukan kesepakatan besaran UMK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved