Breaking News:

30 Petugas Gabungan Dikerahkan Gerebek Lumpur Kali Sunter

Sekira 30 petugas dari PPSU Kelurahan Cipinang Melayu dan UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dikerahkan dalam gerebek lumpur Kali Sunter

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Bima Putra / Tribun Jakarta
Proses gerebek lumpur di aliran Kali Sunter wilayah RW 10 dan RW 12 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sekira 30 petugas dari PPSU Kelurahan Cipinang Melayu dan UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dikerahkan dalam gerebek lumpur Kali Sunter.

Lurah Cipinang Melayu, Aroyantoro, mengatakan, mereka dikerahkan dalam gerebek lumpur di Kali Sunter wilayah RW 10 dan RW 12 yang dimulai Rabu (24/11/2021) dan berlangsung tiga hari.

"Untuk kegiatan pagi hari ini yaitu kegiatan pembersihan lumpur dan tanaman eceng gondok di saluran Kali Sunter," kata Arroyantoro di Makasar, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021).

Gerebek lumpur yang turut mengerahkan satu unit ekskavator ini dilakukan sebagai antisipasi banjir luapan Kali Sunter, khususnya menghadapi puncak musim hujan pada awal tahun 2022.

Dengan pengerukan lumpur dan pembersihan enceng gondok diharapkan dapat menambah daya tampung debit air aliran Kali Sunter yang belum sepenuhnya dinormalisasi.

"Dari hasil evaluasi kita, hari ini gerebek lumpur dilakukan karena banyaknya lumpur dan eceng gondok yang menyumbat aliran air. Ini yang kita coba bersihkan dari saluran," ujarnya.

Arroyantoro menuturkan bila hujan deras dan tinggi muka air di pos pantau Sunter Hulu naik, banjir luapan Kali Sunter di permukiman RW 10 dan RW 12 berkisar 60 sentimeter hingga 1 meter.

Baca juga: Terkuak Sosok Istri Jenderal yang Berani Ributin Anggota DPR Arteria Dahlan Disebut Anggita Pasaribu

Sementara ketinggian banjir paling parah di permukiman warga RW 03 dan RW 04 yang aliran Kali Sunter di wilayahnya belum dinormalisasi, mencapai lebih dari satu meter.

"Ya kita ini kan antisipasi dalam rangka penanganan curah hujan yang tinggi, mudah-mudahan tidak terjadi lagi genangan di wilayah kami," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved