Breaking News:

Ajak Damai Arteria Dahlan Soal Cekcok di Bandara, Prasetyo Edi Dituduh Bekingi Istri Brigjen Zamroni

Pasalnya, Pras dianggap membekingi Anggiat Pasaribu, istri dari Brigjen Mohammad Zamroni, wanita yang berseteru dengan ibu Arteria Dahlan.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat ditemui di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2020). 

"Begini saya ceritanya. Waktu hari Minggu, kira-kira jam 7, setengah 7-an, saya enggak tahu nomor telepon siapa, tiba-tiba menelpon saya. Saya angkat telepon ini," kata Prasetyo, Selasa (23/11/2021).

"Mas, saya Jamuron apa Jamron gitu, mantan Dandim Jakarta Pusat," ucap suara dari seberang telepon ditirukan Pras.

"Eh apa kabar mas? Sekarang di mana?" Prasetyo balik bertanya.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Akui Ditelpon Pihak Wanita yang Cekcok dengan Ibu Arteria Dahlan: Sama-sama Teman

Baca juga: Kasus Keributan Ibu Arteria Dahlan Vs Wanita Diduga Anak Jenderal Tetap Berjalan Secara Hukum

"Saya di BIN," balas suara pria di seberang telepon.

"Ada apa? Kok tumben lu telepon gua?" tanya Pras kembali.

Arteria Dahlan
Arteria Dahlan (Tribunnews.com/Danny Permana)

"Mas tolong dong diinisiasi saya dengan Arteria Dahlan," jawab Brigjen TNI Moch Zamroni.

"Masalah apa?," Prasetyo bertanya penasaran.

"Yah mungkin ada senggolan di atas pesawat dengan istri saya," beber Brigjen TNI Moch Zamroni.

"Terus apa maunya?" tanya Pras kembali.

"Mau minta maaf kita, saya mau permintaan minta maaf," jawabnya.

Respons Panglima Jenderal Andika

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa buka suara soal cekcok Arteria Dahlan dengan istri Brigjen TNI Moch Zamroni.

Baca juga: Andika Perkasa dan Listyo Sigit, 2 Jenderal Berkarir Moncer di Era Jokowi, Kini Pimpin TNI - Polri

Mantan KSAD ini telah meminta Komandan Pusat Polisi Militer berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk menelusuri kasus tersebut.

Alasannya, kedua belah pihak saling melapor ke pihak kepolisian atas kasus tersebut.

"Komandan Pusat Polisi Militer sudah langsung mulai tadi malam melakukan penelusuran dan tadi pagi sudah langsung koordinasi dengan Polres Bandara," kata Andika di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Andika memastikan pihaknya akan menerima laporan dari kedua pelapor tersebut.

Selain itu, TNI juga terbuka mendengarkan cerita peristiwa itu dari kedua belah pihak.

"Seandainya apakah ada tekanan atau apapun juga yang dikeluhkan dan ingin dilaporkan, kami akan proses hukum."

"Tapi ya memang kewenangan kami kan proses hukum terhadap anggota militer. Kalau yang bukan anggota militer biar masuk proses peradilan umum," ujar Andika Perkasa.

Pihaknya masih menunggu proses pemeriksaan kedua pelapor yang dijadwalkan pada Rabu (24/11/2021) besok untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Bukan karena Polresnya, tetapi karena ketersediaan waktu dari pelapor masing-masing."

"Intinya kami akan menindaklanjuti harus sesuai dengan seberapa jauh tindakan yang dilakukan oleh anggota," tukasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved