Breaking News:

Cerita Kriminal

Cegah Tawuran hingga Begal, Polres Jaksel Gelar Operasi Senjata Tajam Berskala Besar

Polres Metro Jakarta Selatan menggelar operasi senjata tajam (sajam) berskala besar untuk mengantisipasi kasus tawuran, pengeroyokan hingga begal.

WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Sejumlah pelajar kembali terlibat tawuran di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polres Metro Jakarta Selatan menggelar operasi senjata tajam (sajam) berskala besar untuk mengantisipasi kasus tawuran, pengeroyokan hingga begal.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, kasus tawuran dan perkelahian antarkelompok mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir.

Azis tidak ingin di wlayahnya sampai terjadi tawuran lagi.

"Kami laksanakan operasi sajam besar-besaran hingga beberapa saat ke depan. Saya tak mau wilayah Jakarta Selatan dikotori perbuatan itu," kata Azis kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).

Azis menjelaskan, operasi sajam merupakan upaya polisi untuk mencegah aksi kriminal seperti tawuran dan begal.

Mantan Kapolres Metro Depok itu menambahkan, kasus tawuran dan begal biasanya tidak lepas dari penggunaan senjata tajam.

"Semuanya diawali atau karena bawa sajam. Berani membegal karena bawa sajam, berani tawuran bawa sajam, berani keroyokan bawa sajam," ujar dia.

Baca juga: Polisi Tangkap 19 Pemuda yang Tawuran di 3 Lokasi di Jaksel, 16 Senjata Tajam Diamankan

Azis berharap operasi sajam ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Operasi sajam bakal dilakukan secara patroli selama 24 jam oleh seluruh polsek jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved